Inilah 8+ Tips Mengatur Gaji Suami 2 Juta!

Di jaman saat ini yang serba mahal, gaji 2 juta terlihat kecil dan tidak bisa memenuhi kebutuhan pokok dengan lebih leluasa. Jika suami Anda sendiri memiliki gaji kecil seperti itu, maka Anda sebagai istri harus pintar mengelola keuangan. Maka dari itu kami berikan tips mengatur gaji suami 2 juta di bawah ini.

Baca Juga: Inilah Rumus Mengatur Gaji Bulanan Agar Aman Sampai Gaji Bulan Depan

Begini Tips Mengatur Gaji Suami 2 Juta untuk Rumah Tangga

Meskipun gaji yang didapat oleh suami Anda tergolong kecil, akan tetapi jika Anda pandai dalam mengelola keuangan sudah pasti gaji yang didapat tersebut dapat mencukupi kebutuhan pokok Anda sendiri.

  1. Mengalokasikan Gaji dengan Efektif

Ketika gaji dua juta sudah ditangan, jangan coba-coba untuk menunda mengatur keuangan, sehingga upah benar-benar dapat mencukupi.

Pahami dahulu kondisi finansialnya, barulah Anda bisa langsung mengalokasikan keuangan tersebut.

Salah satu trik yang dapat Anda terapkan dalam mengatur keuangan ialah dengan menggunakan metode 80:20 yakni 80% dari gaji digunakan untuk memenuhi kebutuhan pokok dan 20% digunakan untuk menabung.

Lebih detailnya Anda bisa menggunakan aturan 50/30/20. Metode ini sangat membantu dalam mengelola keuangan.

Yakni dalam menerapkan metode ini ialah dengan menyisakan 50 % dari gaji untuk kebutuhan pokok sehari-hari seperti makanan, tagihan bulanan hingga cicilannya.

Kemudian Anda bisa menyisihkan 30 % untuk kebutuhan yang tidak tetap atau sifatnya sekunder seperti membeli skincare, jalan-jalan dan lainnya. Terakhir 20% Anda menyisihkan untuk tabungan atau pelunasan hutang.

Metode ini bisa jadi kunci disiplin dalam pengelolaan keuangan. Meskipun gajinya kecil, dengan mengelola keuangan secara disiplin, maka gaji tersebut dapat memenuhi kebutuhan dalam sebulan

  1. Buat Prioritas Pos Pengeluaran

Selanjutnya Anda bisa mengatur gaji suami 2 juta ini dengan membuat prioritas dan pos pengeluaran.

Suami-istri harus bekerja sama dalam mengatur keuangan tersebut dengan menentukan prioritas pos pengeluaran.

Contohnya bagi keluarga yang memiliki satu anak dapat memprioritaskan untuk kebutuhan pokok serta pendidikan anak.

Jika pemasukan hanya diraih dari suami, Anda dan pasangan harus bisa menentukan prioritas pengeluaran lebih ekstra.

Dengan nominal gaji sebesar 2 juta ini, Anda harus bisa mengesampingkan kebutuhan sekunder untuk upaya mengoptimalkan penghasilan dalam memenuhi kebutuhan pokok seperti kebutuhan biaya makan, uang transportasi, biaya listrik, dan sebagainya. 

Meski begitu Anda pun perlu memperhatikan untuk menyimpan dana darurat sebagai simpanan, sehingga jika suatu hari di masa yang tidak terduga Anda bisa menggunakan uang tersebut. 

Dalam menentukan prioritas pos pengeluaran ini Anda bisa membuatkan catatan atau daftar dalam memudahkannya.

  1. Buat Catatan Daftar Belanja Bulanan

Taktik selanjutnya dalam mengelola keuangan sebesar 2 juta untuk memenuhi kebutuhan, Anda bisa membuatkan catatan daftar belanja bulanan.

Sebelum membelanjakan uang gaji tersebut, Anda harus menyiapkan daftar belanja bulanan, sehingga pengeluaran tidak melebihi dari hasil penghasilan.

Membuat catatan daftar belanja bulanan pun dapat memudahkan Anda berbelanja kebutuhan pokok sesuai prioritas pengeluarannya.

Artinya, dengan catatan daftar belanja akan membantu Anda dalam mengeluarkan keuangan hanya untuk kebutuhan dalam catatan tersebut.

Lebih bagus lagi Anda tidak menggunakan kartu kredit dalam memenuhi kebutuhan tersebut. Sebab, dengan menggunakan kartu kredit, Anda harus melakukan cicilan dengan bunganya. 

Seperti yang kita pahami penggunaan kartu kredit dapat mengacu pola hidup yang boros, bukannya dapat memenuhi Anda malah kewalahan dengan pengeluaran yang membengkak.

  1. Pisahkan Kebutuhan dan Keinginan 

Saat membelanjakan uang gaji tersebut, Anda tidak boleh sembarang membeli barang belanja yang bukan kebutuhan. Utamakan barang kebutuhan lebih dulu, jika ada sisa Anda bisa membelanjakannya untuk barang yang diinginkan.

Untuk membedakan mana kebutuhan dan mana keinginan, Anda bisa menunda hingga 30 hari. Jika Anda tidak lagi menginginkannya, artinya barang tersebut hanya sekedar keinginan saja.

Metode ini memudahkan Anda dalam membedakan kebutuhan dan keinginan sehingga dapat dipastikan Anda hanya benar-benar membeli kebutuhan pokok yang penting saja. 

Dengan demikian, Anda bisa menekankan pengeluaran dan dapat memenuhi kebutuhan Anda dan keluarga.

  1. Mencatat Semua Pengeluaran

Hal yang tidak boleh dilewatkan sebagai upaya penekanan pengeluaran Anda bisa melakukannya dengan mencatat semua pengeluaran.

Dengan mencatat apa saja yang menjadi pengeluaran selama sebulan, Anda dan pasangan akan lebih terbuka mengenai keuangan rumah tangga. Hal ini sangat penting untuk keharmonisan keluarga. 

Dengan saling mengetahui kondisi finansial rumah tangga, keharmonisan keluarga dapat terjalin dengan baik.

Anda pasti sudah tidak asing dengan kabar perceraian pasangan suami-istri karena masalah perekonomian, kan? Dengan saling mengetahui kondisi finansial keluarga dan memahaminya, hal ini dapat dihindari.

Dengan ini Anda pun dapat menyesuaikan pemasukan dan pengeluaran. 

  1. Melakukan Evaluasi Pengeluaran

Mencatat semua pengeluaran pun dapat digunakan dalam melakukan evaluasi pengeluaran. Jika Anda melihat dalam catatan hasilnya lebih besar pengeluaran dibandingkan pemasukan, Anda bisa meninjau kembali daftar belanja bulan yang membengkak.

Taktik ini pun dapat Anda gunakan dalam mengetahui apa yang harus diperbaiki, mengurangi daftar belanja atau mencari pendapatan tambahan.

Bila yang ada lihat dalam daftar belanja terdapat barang yang tidak begitu penting, Anda bisa mengurangi barang tersebut, sehingga gaji 2 juta pun dapat memenuhi kebutuhan pokok rumah tangga.

Jika memang semuanya merupakan barang kebutuhan penting, Anda bisa mencari pendapatan tambahan atau menggunakan cara lain dalam memenuhi kebutuhan.

  1. Memanfaatkan Promo Menarik

Untuk menekan biaya pengeluaran uang belanja, Anda bisa memanfaatkan promo menarik yang biasa diadakan setiap bulan di toko perbelanjaan tertentu.

Dengan memanfaatkan promo-promo menarik seperti ini, Anda bisa lebih menghemat di setiap bulannya.

Tak hanya itu Anda bisa menggunakan e-wallet untuk metode pembayaran belanjaan agar bisa mendapatkan potongan harga yang menarik. Kesimpulannya, Anda harus pandai-pandai dalam berbelanja dengan bijak.

  1. Mencari Pekerjaan Sampingan

Mengatur gaji suami 2 juta memang gampang-gampang susah, maka dari itu Anda bisa membantunya dengan bekerja sampingan.

Memiliki ibu rumah tangga yang cerdas dan dapat membantu pemasukan keluarga menjadi kebanggan tersendiri bagi para suami.

Jika tidak, maka suami Anda sendiri yang harus bekerja keras mencari pekerjaan tambahan. Di mana gaji utama sebesar 2 juta ini dapat digunakan untuk kebutuhan pokok saja, selanjutnya gaji dari pekerjaan sampingan ini bisa digunakan untuk kebutuhan sekunder hingga kebutuhan hiburan.

Kemudahan di dunia digital memberikan kesempatan besar untuk mendapatkan pekerjaan sampingan bahkan secara online, baik itu dengan menjadi pekerja lepas alias freelance atau dengan membuka bisnis sendiri.

Anda bisa membuka usaha sendiri seperti reseller maupun dropshipper baik itu tanpa modal atau dengan modal yang kecil.

Demikianlah yang bisa Anda lakukan dalam mengatur gaji suami 2 juta. Tips-tips di atas dapat membantu Anda dalam mengelola dan menekan keuangan. Jangan lupa sisihkan sebagian uang gaji tersebut sebagai dana darurat yang bisa saja Anda butuhkan suatu saat nanti.

Comments are closed.