Gaji Apoteker serta Tugas dan Tanggung Jawabnya!

Update Harga Google Cloud Platform 2024

Apoteker adalah pekerja yang memiliki tugas dan tanggung jawab terhadap obat-obatan. Di dalam dalam menjalankan tugasnya ini dibutuhkan kecermatan ketelitian yang sangat tinggi. Sebab, profesi apoteker berkaitan dengan kesehatan dan keselamatan pasien, sehingga tak heran gaji apoteker memiliki nilai yang tinggi.

Nah bagi Anda yang penasaran dengan gaji profesi satu ini, Anda bisa menyimak penjelasannya di sini.

Baca Juga: Ingin Tahu Berapa Kisaran Gaji Sopir Ambulan? Simak Rinciannya Disini

Update Harga Google Cloud Platform 2024

Daftar Isi

Berapa Besar Gaji Apoteker?

Profesi seorang apoteker memiliki peranan yang sangat penting terhadap penyembuhan pasien. Seperti yang kita pahami bahwa profesi apoteker ini berperan dalam memproduksi obat-obatan dan nasihat penggunaan obat-obatan tersebut.

Dari hasil penelusuran penulis dari berbagai sumber, gaji apoteker ini memang tidak bisa disamaratakan. Para profesi apoteker memiliki gaji yang berbeda-beda.

Dari sumber gajimu.com, gaji pekerja profesi apoteker yang masih pemula atau awal bekerja bisa mendapatkan gaji sebesar Rp. 2,462,175 hingga Rp. 4,353,106 per bulan untuk waktu kerja 40 jam dalam seminggu. 

Update Harga Google Cloud Platform 2024

Bahkan dari salah satu sumber pendapatan gaji apoteker ini bisa mencapai angka lebih dari itu yakni sebesar USD 127.000 atau setara Rp1,7 miliar per tahunnya. Namun, kembali lagi bahwasannya penghasilan apoteker berbeda-beda tergantung pada pendidikan, pengalaman kerja dan tempat prakteknya.

Adapun menurut lansiran lifepak, contoh gaji profesi apoteker terbagi menjadi 3 gaji sesuai dengan faktor-faktor tadi, yakni sebagai berikut:

Baca Juga: Penasan Berapa Gaji Dokter Anak yang Katanya Bisa Sampai Dua Digit

Gaji Asisten Apoteker Lulusan SMK Farmasi

Anda yang tertarik bekerja yang berkaitan dengan apoteker, tetapi dengan pendidikan yang hanya lulusan SMK Farmasi menjadi asisten apoteker bisa jadi pilihan terbaik.

Setelah lulus dari SMK Farmasi Anda bisa langsung bekerja menjadi asisten apoteker di apotek-apotek terdekat.

Mengenai gajinya, asisten apoteker pun dapat memperoleh besaran gaji yang setara dengan UMR yang berlaku di tempat tinggal Anda, menarik bukan?

Gaji di Industri Farmasi 

Anda yang berprofesi sebagai apoteker dan bekerja di bagian research and development di bagian industri farmasi, gaji yang didapat dalam pertahunnya bisa mencapai Rp. 47 juta hingga Rp. 86 juta.

Bahkan, jika apoteker membuka usaha jasa konsultasi tentang obat-obatan, pendapatan seorang apoteker bisa bertambah. Biasanya tarif konsultasi apoteker adalah Rp. 50 ribu per pasien. 

Maka jika dalam sehari Anda menangani 20 pasien, maka penghasilan yang didapat bisa mencapai 1 juta rupiah dalam perharinya.

Jika diakumulasikan lagi dalam 5 hari kerja, maka profesi apoteker dapat meraih Rp. 5 juta. Lalu bagaimana dengan waktu sebulan? Tentu lebih besar bahkan bisa mendapatkan puluhan juta rupiah. Menggiurkan bukan?

Gaji PNS

Sementara itu seorang apoteker yang bekerja sebagai PNS dengan golongan III/b masa kerja 0 tahun atau belum berpengalaman dan belum menikah, gaji yang diterima dalam sebulan bisa mendapatkan Take Home Pay (gaji bersih yang dibawa pulang) bisa berkisar Rp. 3 hingga 3,3 juta dan ini sudah termasuk gaji pokok, tunjangan beras, tunjangan jabatan dan jasa pelayanan.

Gaji profesi apoteker sebesar Rp. 3 juta pun berlaku juga pada apoteker yang bekerja di BPOM. 

Dari ketiga jenis profesi apoteker dengan tempat di mana ia bekerja, gaji apoteker bisa berbeda-beda. Seperti yang disebutkan sebelumnya, gaji profesi apoteker ini tidak hanya tergantung pada tempat instansi kerjanya saja.

Melainkan pada pendidikan, pengalaman kerja dan bahkan daerah/wilayah di mana ia bekerja. Jika Anda ingin mendapatkan gaji besar, maka asah dahulu pengalaman dan keterampilan Anda.

Tugas dan Tanggung Jawab Apoteker

Dari gaji besar yang didapatkan oleh apoteker, terdapat tugas dan tanggung jawab yang harus dijalankan oleh apoteker, di antaranya sebagai berikut:

Meracik Obat Resep

Tugas utama dari seorang apoteker salah meracik obat resep, mulai dari mengisi, mencampur serta menempel. Bukan hanya sekedar menghitung tablet, menyiapkan label botol ataupun mengenai obat-obatan pasien.

Berkomunikasi dengan Memberikan Resep

Disaat resep tidak jelas atau berpotensi membahayakan pasien Apoteker memiliki tugas dalam memastikan dosis, formulasi serta produk bermerek diperlukan atau menggantinya dengan obat generic yang sebanding. 

Memastikan Keselamatan Pasien

Apoteker pun perlu memastikan keselamatan pasien dari potensi bahaya antara obat dengan cara memeriksa Patient Medical Record (PMR) atau catatan pengobatan setiap pasien mendapatkan resep baru atau resep isi ulang.

 Konseling Pasien

Tugas lainnya seorang apoteker yakni melakukan konseling pasien yang melibatkan pada informasi obat-obatan yang detail bukan hanya mengedukasikan dampak kerugian dan interaksi dari obat, makanan, alkohol ataupun minuman yang berpotensi, melainkan juga apoteker perlu mengedukasi pasien terhadap dosis yang diambil, tindakan lanjutan hingga tips terkait penggunaan obat.

 Bekerjasama dengan Pasien untuk Menjaga Pola Hidup

Untuk menjaga kesehatan bukan hanya sekedar dari meminum obat resep, apoteker pun bisa membantu pasien dalam menyembuhkan dan menghindari sakit dari penggunaan obat tanpa resep, suplemen vitamin dan produk kesehatan lainnya.

Melakukan Pekerjaan Administratif

Pekerja di Apotek memiliki tugas tanggung jawab untuk memperbarui file pasien, memastikan produk tersedia, membuat laporan dan hal-hal lain yang bersifat administratif.

Khususnya apoteker yang memegang posisi supervisor atau manajemen maka waktu yang digunakannya lebih banyak untuk mengerjakan tugas administrative.

Mengatur Staf

Tak sampai di sana, seorang apoteker pun memiliki tugas dan tanggung jawab utama dalam memastikan tiga tepat: obat yang tepat, pasien yang tepat serta dosis yang tepat.

Dalam melakukan tugas tanggung jawab ini dibutuhkan pengawasan pekerjaan dan pendampingan teknisi farmasi yang berpengalaman.

Mengedukasi Tenaga Kesehatan Lain

Bukan hanya apoteker, dokter perawat dan penyedia layanan kesehatan pun perlu tahu mengenai pengobatan dan protokol terapi obat. Maka disinilah apoteker berperan.Apoteker juga memiliki tugas terhadap mengedukasi para tenaga kesehatan. 

Apoteker harus menyelesaikan pendidikan berkelanjutan dalam mempertahankan izin praktik, tetap up to date pada persetujuan obat, penarikan produk dan perubahan indikasi dan peringatan obat.

Selain itu apoteker pun harus dipastikan selalu mematuhi undang-undang dan negara terkait peraturan apotek. 

Bekerjasama dengan Perusahaan Asuransi 

Tugas ini masih jarang dilakukan oleh apoteker Indonesia. Meski begitu kita dapat menemukan beberapa di antaranya yang mulai bekerjasama dengan asuransi kesehatan baik itu perusahaan swasta atau BPJS.

Apoteker di Amerika Serikat dianjurkan untuk mengajukan klaim asuransi dan bekerja dengan perusahaan asuransi swasta Medicare dan Medicaid dengan tujuan untuk memastikan pembayaran dan menyelesaikan penolakan cakupan, dengan begitu pasien tidak pergi dengan obat-obatan.

Setidaknya itulah beberapa tugas dan tanggung jawab yang harus dipenuhi oleh pekerja profesi apoteker. 

Sehingga tak heran bila ada seorang apoteker di belahan dunia mendapatkan gaji tertinggi dibandingkan dengan gaji lainnya. Sebab, tugas dan tanggung jawabnya yang berat.

Jadi, apakah Anda masih tergiur dengan gaji apoteker? Jika iya Anda bisa mulai meniti karir ini dari sekarang, melanjutkan pendidikan tinggi setidaknya S1 memiliki keterampilan dan ketelitian dalam bidangnya dan hal lain sebagainya.

Comments are closed.