Gaji Housekeeping Kapal Pesiar, Tugas Hingga Jenjang Karir

Istilah housekeeping sudah tidak asing lagi di telinga masyarakat, yakni seseorang yang identik pekerjaannya di sekitar tempat penginapan. Karena memberikan pelayanan dengan seragam sopan dan rapi banyak yang penasaran tentang gaji housekeeping sebenarnya mengingat tugasnya juga tidak mudah.

Jika selama ini Anda hanya membayangkan housekeeping ini hanya tersedia di hotel, maka Anda salah. Pasalnya housekeeping juga ada di kapal pesiar yang sering dipakai untuk orang liburan dan tentunya gaji yang diberikan tidak main-main.

Mendengar kapal pesiar pasti yang ada di benak Anda adalah gaji pegawainya yang besar termasuk bagian housekeeping. Untuk menjawab rasa penasaran Anda, maka di bawah ini akan diberikan jawaban lengkap bahkan ada penjelasan mengenai tugas hingga jenjang karir seorang housekeeping kapal pesiar.

Baca Juga: Ini Dia Nominal Gaji Pelayaran Luar Negeri yang Bisa Sampai Dua Digit

Gaji Housekeeping Kapal Pesiar Sesungguhnya

Secara umum tugas housekeeping cukup berat karena meliputi penjagaan kebersihan, kenyamanan, memperbaiki kerusakan jika ada hingga memasan dekorasi sesuai permintaan. Semua tugas tersebut demi menjaga kapal pesiar tetap bersih dan nyaman ketika digunakan oleh tamu atau penyewa.

Tidak sembarangan karena untuk menjadi housekeeping ada syarat bahkan pendidikan yang harus dijalani terlebih dahulu.  Untuk menjawab semua pertanyaan yang ada maka di bawah ini akan dijelaskan secara lengkap sebagai bahan pertimbangan jika Anda ingin menjadi housekeeping.

  1. Gaji Seorang Housekeeping Kapal Pesiar

Sesuai dugaan gaji seorang housekeeping sangat fantastis di Indonesia karena gajinya kisaran 10 hingga 20 juta rupiah setiap bulannya. Sebenarnya antara satu kapal pesiar dengan kapal lainnya akan memberikan gaji yang berbeda-beda.

Kabar baiknya jika bekerja di kapal pesiar luar negeri gajinya ada di angka kisaran 100  hingga 200 jutaan. Tidak heran jika akhirnya banyak yang ingin menjalani karir di bidang housekeeping meskipun pekerjaan ini memiliki pandangan yang lebih rendah.

Gaji di atas belum termasuk jika ada tunjangan, bonus hingga tip langsung dari penyewa yang biasa dilakukan oleh para turis. Sudah menjadi suatu kebiasaan bagi para turis memberikan bonus langsung berupa uang tambahan jika mereka puas dengan pelayanannya.

Bahkan jika mereka tidak memberikan uang tambahan bagi housekeeping ada suatu citra pelit tertanam dalam diri mereka. Jadi budaya tersebut secara tidak langsung memberikan manfaat bagi para housekeeping di kapal pesiar.

  1. Tugas dan Tanggung Jawab Housekeeping 

Setelah tahu besaran gaji housekeeping kapal pesiar kini waktunya untuk tahu tugas dan tanggung jawab apa saja yang dibebankan. Secara umum tugasnya hampir sama dengan housekeeping hotel pada umumnya.

  • Menjaga kebersihan ruangan sehari dua kali pengecekan dan pembersihan
  • Menyediakan fasilitas kamar untuk calon penumpang yang menyewa kamar di kapal pesiar
  • Membantu mendistribusikan barang bawaan penumpang atau awak kapal
  • Memberikan pelayanan maksimal pada setiap tamu yang datang
  • bertanggung jawab atas kebersihan dan pemeliharaan fasilitas yang tersedia di kapal pesiar
  • Memberi laporan status kamar pada bagian front office

Tugas di atas akan terasa ringan jika dikerjakan dengan senang hati. Namun perlu diingat para penyewa kapal pesiar biasanya bukan dari kalangan menengah ke bawah sehingga mereka menginginkan pelayanan ekstra.

Bahkan barang yang dibawa juga bisa dikatakan barang mahal sehingga apapun barangnya wajib bagi housekeeping menjaga dengan sangat hati-hati. Pasalnya jika sampai terjadi kerusakan atau kehilangan barang pribadi penyewa akibatnya bisa sangat fatal.

  1. Jenjang karir Housekeeping

Meski menjadi housekeeping gajinya di angka yang menjanjikan namun tetap banyak yang penasaran jenjang karir apa saja di kapal pesiar jika menjadi housekeeping.

Penjelasan singkatnya seorang housekeeper dalam Housekeeping Department dikepalai oleh seorang Executive Housekeeper dengan bantuan beberapa asisten sesuai kebutuhan kapal. Sebelum bisa menjabat di posisi tersebut maka wajib ada di posisi Supervisor terlebih dahulu.

Untuk posisi bawah lainnya bisa dimulai dari bagian Laundry yang diketuai oleh Laundry Manager yang juga dibantu oleh asistennya. Di bawah posisi tersebut ada Laundry Attendant yang mengurusi kebersihan baju, sepatu dan sejenisnya jika dibutuhkan oleh penyewa kapal pesiar.

Jadi jika bekerja di kapal pesiar namun ingin naik jabatan tentu bisa setelah memenuhi kriteria dan tentunya juga ada ketentuan tersendiri di kapal pesiar yang sedang ditempati. Artinya, jika Anda tipe yang suka tantangan dan mudah bosan maka bisa mencoba menjadi housekeeping kapal pesiar lalu berupaya naik ke posisi lebih tinggi dalam jangka waktu tertentu.

  1. Risiko Jadi Housekeeper

Dari tulisan sebelumnya menjelaskan jika menjadi housekeeper nampaknya bisa menjadi pekerjaan yang menjanjikan. Jangan salah, banyak duka yang akan dijalani jika Anda memilih jalur untuk menjadi seorang housekeeper kapal pesiar. 

Salah satunya adalah hidup di tengah lautan sepanjang waktu. Di tengah laut bagian tertentu ada yang jaringannya hilang atau tidak stabil, posisi ini sangat membahayakan karena tidak bisa berkabar dengan penghuni darat.

Jika sudah terjun di bidang pekerjaan yang menyangkut kapal pesiar, waktu bersama keluarga akan sangat minim. Banyak waktu yang habis di tempat kerja bahkan di saat pekerjaan senggang sekalipun belum tentu ada jaringan yang mendukung untuk memberikan kabar pada keluarga atau orang terdekat.

Selain itu laut memberikan efek yang buruk contohnya untuk kulit dan kesehatan. Kulit bisa mudah kering dan badan bisa terinfeksi jika tidak tawar dengan air laut yang sudah difilter menjadi air bersih untuk kebutuhan selama di atas kapal.

Belum lagi jika ada kehilangan barang penumpang atau kejahatan di atas kapal. Tentunya akan sulit meminta pertolongan apalagi jika posisinya ada di tengah lautan, sekalipun ingin kabur justru hal tersebut membahayakan nyawa sendiri karena di sekeliling lautan luas.

Gaji dan Risiko yang Ditanggung Housekeeper Sesuai

Setiap pekerjaan pasti ada risikonya tersendiri baik itu menyangkut keselamatan harta, benda atau jiwa. Bekerja di kapal pesiar memang memberikan gaji yang besar namun gaji tersebut sesuai dengan apa yang menjadi tugas dan tanggung jawab sebagai contoh housekeeper kapal pesiar.

Kemungkinan besar jika bekerja sebagai housekeeper di hotel gaji yang didapatkan tidak akan setara dengan yang ada di kapal pesiar. Lagi pula sebagai housekeeper perlu kemampuan bahasa asing sebagai nilai tambah karena penyewa juga banyak dari turis negara lain bukan hanya orang Indonesia saja.

Melihat hal tersebut sudah sewajarnya jika mengerjakan sesuatu bukan hanya melihat gaji namun juga risikonya. Jika peluang risiko yang akan terjadi bisa diterima maka tidak ada salahnya untuk mengambil pekerjaan tersebut.

Kini keputusan terbaik ada di tangan Anda apakah ingin melanjutkan karir sebagai housekeeper atau tidak. Jika melihat gaji housekeeper dan sudah ada peluang di depan mata akan lebih baik ambil dengan memperhitungkan risiko di atas.

Comments are closed.