Intip Nominal Gaji Marketing Property Sebelum Apply Kerja!

Marketing Property merupakan sebuah usaha yang dilakukan untuk memperkenalkan produk properti yang dijual-belikan kepada konsumen yang membutuhkan. Menjadi seorang marketing property cukuplah menjanjikan, sebab gaji marketing property memiliki nilai yang tinggi.

Marketing property pada umumnya sama dengan marketing lainnya yakni memiliki tujuan dalam memasarkan produk perusahaan. Jika tertarik dengan profesi ini, Anda bisa menyimak ulasan di bawah ini hingga selesai. 

Baca Juga: Ini Dia Gaji Agen Asuransi yang Bisa Mencapai Ratusan Juta

Inilah Nominal Gaji Marketing Property

Marketing merupakan suatu pekerjaan yang tidak dapat dikatakan mudah, memiliki tanggung jawab dan tugas yang harus dilakukan dengan sungguh-sungguh dalam mencapai target tujuan.

Meski begitu, gaji seorang marketing property pun bukan hal yang bisa diremehkan. Rata-rata gaji yang diterima oleh seorang marketing property cukuplah menjanjikan.

Umumnya, gaji marketing property melebihi dari angka  UMR, di Indonesia sendiri rata-rata gaji marketing property berdasarkan Indeed.com ialah Rp. 3.584.398.

Bahkan jika si pekerja marketing property memiliki pengalaman yang luas dan sudah ahli gaji pokok yang didapat bisa mencapai angka 6 juta per bulan.

Ini belum termasuk pada gaji bonusnya, umumnya pekerja marketing property memiliki gaji bonus atau komisi bila target penjualan tercapai.

Bahkan adapun yang mengatakan bahwa  gaji atau upah yang diterima oleh seorang agen property adalah dengan menggunakan sistem komisi. Sebab mereka bisa mendapatkan uang ketika unit property berhasil dijual.

Sesuai dengan Peraturan Menteri Menteri Perdagangan No. 51/ M-DAG/PER/7/2017 Pasal 12 Butir 1, yang menjelaskan bahwa P4—Perusahaan Perantara Perdagangan Properti berhak menerima imbalan jasa berupa komisi dari Pengguna Jasa atas jasa yang diberikannya.

Adapun aturan dalam besaran komisi yang diberikan pada marketing ialah paling sedikitnya 2% dan paling banyak 5% dari nilai transaksi atau penjualan.

Oleh itu, gaji seorang marketing property dapat berbeda-beda. Hal ini menyesuaikan dengan berbagai faktor yang ada baik itu dari segi target yang didapatkan oleh marketer property, kebijakan perusahaan, wilayah dan sebagainya.

Bahkan jika Anda bekerja sebagai freelance, gaji marketing property yang didapat bisa lebih besar  daripada bekerja kontrak di suatu perusahaan.

Bagaimana apakah Anda tergiur bekerja sebagai Marketer Property? Jika iya pahami lebih jauh mengenai tugas dan kualifikasi yang harus Anda penuhi untuk berkarir di bidang ini.

Apa Saja Tugas  yang Dikerjakan oleh Marketing Property?  

Dengan nominal gaji yang disebutkan di atas, marketer property memiliki tugas dan kewajiban yang harus dijalankan. Yang mana tugas dan tanggung jawabnya ialah sebagai berikut:

  • Pertama tugas seorang marketing property ialah mengurus penjualan barang perusahaan atau klien yakni berupa berbagai macam real estate. Salah satu contoh barang real estate ini diantaranya properti rumah, apartemen, gedung, tanah dan lainnya. 
  • Tugas kedua seorang marketer property ialah memberikan konsultasi dan saran terbaik yang Anda miliki dalam memilih properti yang sesuai dengan kebutuhan klien ataupun pelanggan.
  • Tugas ketiga seorang marketer property ialah melakukan komunikasi dengan klien secara baik dengan tujuan untuk mengumpulkan informasi terkait penjualan
  • Kemudian Marketing Property pun memiliki tugas untuk melakukan material promosi secara aktif dalam memasarkan properti yang dijualnya untuk mencapai target penjualan.
  • Marketer Property pun memiliki tanggung jawab terhadap transaksi jual beli antar pembeli dan dirinya sebagai penjual.

Demikianlah 5 pokok utama dari tugas seorang marketer property. Tugas-tugas yang dijalankannya ini merupakan bentuk upaya dalam memenuhi target pemasaran yang diberikan oleh perusahaan atau kliennya.

Agar seorang marketer property dapat menjalankan tugas-tugasnya dengan sempurna, maka ia harus memenuhi dan menyesuaikan kriteria atau kualifikasi yang telah ditetapkan.

Tidak sembarang orang yang bisa menjadi marketer property, yang paling penting adalah orang tersebut memahami betul mengenai pemasaran atau marketing. 

Inilah pentingnya perusahaan memberikan kualifikasi dan syarat tertentu kepada calon pelamarnya. 

Kualifikasi Syarat Menjadi Marketer Property 

Syarat dan kualifikasi umum untuk menjadi seorang marketer property ialah harus memiliki pengetahuan dan kemampuan pada bidangnya di antaranya:

Pengetahuan konstruksi bangunan, seorang marketer  property harus memahami keseluruhan bangunan, struktur dan bagian-bagian yang ada dalam bangunannya

Pengetahuan tata kota dan wilayah, profesi ini pun harus memiliki pengetahuan terkait tata atau penataan kota dan wilayah yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Pengetahuan ekonomi pemasaran, ini adalah pengetahuan pokok yang harus dikuasai oleh setiap marketer property, di mana mereka harus bisa memahami kondisi pasar dan melakukan riset kebutuhan pasar.

Kemampuan sales/marketing, kemampuan ini sangat penting untuk membantu dalam memasarkan produk yang dijualnya. dengan memahami strategi pemasaran, marketer property dapat memenuhi target tujuannya.

Kemampuan komunikasi bisnis, marketer property harus pandai dalam berkomunikasi bisnis untuk mengikat dan membuat calon pembeli tertarik terhadap produk yang dijual.

Penguasaan bahasa asing, kemampuan ini jadi nilai bonus bagi marketer property. Kemampuan berbahasa asing ini dapat membantunya saat berhadapan dengan klien atau calon pembeli asing.

Setidaknya keenam poin yang telah disebutkan di atas menjadi salah satu penilaian perusahaan dalam merekrut  para marketernya.

Dengan ini jika Anda tertarik bekerja sebagai marketer property keenam hal tersebut harus bisa Anda kuasai dengan sempurna untuk membuat peluang lolos kerja.

Serba-serbi Profesi Marketing Property

Setidaknya terdapat 4 profesi yang termasuk pada marketing property, di mana keempat ini dijelaskan sebagai berikut:

Agen Properti

marketing property satu ini mempunyai tugas menjadi pihak yang menjembatani antara penjual dan pembeli properti. 

Agen properti ini yang bergabung dengan kantor dan perusahaan, serta ada juga yang memilih untuk berjalan dengan sendiri atau independen yang dikenal juga dengan sebutan agen property independen.

Broker

Marketing properti  selanjutnya ialah Broker. Seorang broker umumnya memiliki tugas menjadi pihak yang menjembatani antara investor dengan penjual.

Umumnya, upah yang didapat oleh broker  adalah komisi hasil dari penjualan asetnya.

Flipper

Flipper ialah orang yang membeli sebuah property dengan tujuan untuk dijual kembali dengan kurun waktu yang singkat.

Flipper merupakan peluang usaha yang cukup menguntungkan dari segi bisnis properti. Sayangnya banyak orang yang tidak tahu dengan jelas mengenai tugas seorang flipper mulai dari kejelian saat membeli properti, melakukan tren update, serta melakukan pemasaran dengan rajin.  

Sales

Sales merupakan bagian dari posisi pekerjaan Marketing Property. Di mana sales ini adalah tumpuan paling akhir dari perusahaan. Sebab, produktivitas sales dapat mempengaruhi proses produksinya.

Sales memiliki tanggung jawab yang erat terhadap target penjualan produk perusahaan.

Demikianlah 4 posisi pekerjaan yang merupakan bagian dari Marketing Property. Dengan melihat tipe-tipe marketing property ini, posisi manakah yang akan Anda ambil? Dengan besaran gaji Marketing Property ini, Anda akan semangat untuk mendapatkan posisi marketing property yang  lebih menguntungkan lagi. Yuk, mulai karir impian Anda saat ini juga!  

Comments are closed.