Pengertian, Tipe, Tanggung Jawab, dan Gaji ATC

Pada umumnya, saat pesawat akan melakukan take off maupun saat berada di udara, seorang pilot dan co-pilot biasanya akan berkomunikasi dengan seseorang melalui sebuah radio. Seseorang yang dimaksud yaitu petugas Air Traffic Controller atau yang disingkat dengan ATC. Namun apakah Anda tahu berapa gaji ATC ini?

Karena seperti diketahui, tugas dan tanggung jawab dari ATC ini terbilang sulit dan berat, yang mana kinerja ATC ini akan menentukan lalu lintas udara hingga keselamatan para penumpang dan kru pesawat. Dengan kata lain, tugas dan tanggung jawab yang berat tersebut, tentunya akan mempengaruhi nominal gaji yang diterima, yang tentunya akan lebih besar pula. Benarkah demikian?

Baca Juga: Yuk Intip Gaji Avsec dan Segala Informasi yang Perlu Anda Tahu

Apa Itu ATC? Dan Berapa Gaji ATC?

Air Traffic Controller (ATC) atau dalam bahasa Indonesia dikenal sebagai pemandu lalu lintas udara, merupakan seseorang yang bertugas untuk memberikan panduan seputar lalu lintas udara. Biasanya, ATC ini akan memberikan panduan lalu lintas udara yang ditujukan bagi pilot pesawat terbang, helikopter, dan beberapa pesawat jenis lainnya, yang melintas di suatu wilayah tertentu.

Dengan kata lain, seorang ATC akan menberikan informasi serta panduan mengenai langkah-langkah yang perlu diambil oleh pilot saat berada di udara. Mengapa harus ada ATC? Anda bisa membayangkan sendiri, bahwa lalu lintas udara, tidaklah sama dengan lalu lintas jalanan pada umumnya.

Dengan kata lain, seorang pilot tidak bisa melihat dengan jelas, apakah ada pesawat lainnya yang terbang di lintasan dan kawasan yang sama atau tidak. Begitu pentingnya peran seorang ATC dalam dunia penerbangan, memungkinkan banyak orang bertanya-tanya mengenai kisaran gaji ATC, yang pastinya memiliki nominal yang cukup besar. Hal ini dikarenakan, tugas dan tanggung jawabnya yang cukup besar pula. 

Namun benarkah demikian? Untuk mengetahuinya, memang disarankan agar Anda menyimak artikel ini hingga selesai. Karena di bagian akhir, akan dibahas mengenai hal itu. Namun sebelumnya, Anda perlu mengetahui mengenai tipe dan jenis-jenis ATC seperti yang akan dibahas berikut ini.

Tipe dan Jenis-Jenis dari ATC

Secara umum, ATC terbagi ke dalam beberapa jenis/tipe. Dimana beberapa tipe/jenis dari ATC ini secara tidak langsung juga bisa mempengaruhi nominal gaji ATC itu sendiri. Bukan hanya itu saja, tipe/jenis dari ATC ini juga dibedakan berdasarkan tugas yang dilakukannya dalam melakukan panduan lalu lintas kepada semua pilot pesawat, yang berada di bawah tanggung jawabnya.

Beberapa tipe/jenis dari Air Traffic Controller (ATC) ini diantaranya:

1.Approach Controller

Seorang ATC dengan tipe Approach Controller pada umumnya berada di bandara. Dimana tugas dari ATC jenis ini yaitu menerima laporan pendaratan, hingga memberikan izin pada pesawat yang akan melakukan pendaratan (landing).

Bukan hanya itu saja, seorang ATC dengan jenis Approach Controller ini juga akan melakukan pengaturan mengenai antrean pesawat yang akan mendarat, hingga melakukan pendampingan terhadap pesawat yang tengah melakukan penerbangan, serta beberapa pesawat yang baru melakukan penerbangan awal (perdana).

2. Aerodrome Controller

Berbeda dengan Approach Controller, seorang ATC dengan jenis Aerodrome Controller ini biasanya bertugas di menara. Itulah mengapa ATC dengan jenis ini juga sering disebut sebagai Tower Controller (ATC menara).

Dengan lokasi kerja yang berada di tower (menara) tersebut, memungkinkan seorang ATC dengan jenis ini bisa melihat keseluruhan area lapangan terbang. Sementara tugas utama yang dilakukan oleh Aerodrome Controller ini yaitu melakukan pengaturan lajur pesawat

3. Area Controller

Jenis ACT lainnya yang mungkin saja memperoleh gaji ATC dengan nominal yang berbeda dengan kedua jenis ATC diatas yaitu Area Controller. Dimana ATC yang satu ini akan melakukan pengawasan hingga panduan bagi para pilot yang menerbangkan pesawatnya di ketinggian lebih dari 5000 kaki. 

Lebih jauh lagi, seorang ATC dengan jenis Area Controller ini akan melakukan pengawasan mengenai level ketinggian, posisi pesawat, hingga kecepatan pesawat, yang mana hal ini dilakukan, tentunya untuk menghindari insiden kecelakaan pesawat. Khususnya yang mungkin terjadi bilamana pesawat tidak dilakukan pengawasan oleh ATC ini.

Baca Juga: Gaji di Angkasa Pura dan Bagaimana Cara Melamar Kerja Disana

Kisaran Gaji untuk Petugas ATC

Meskipun tipe dan jenis dari ATC tersebut berbeda-beda, namun sebenarnya, besaran gaji ATC ini dibedakan berdasarkan jam terbang yang dimilikinya. Dalam arti, semakin lama seorang ATC itu bekerja, baik yang bekerja di bandara, maupun tower (menara), maka akan semakin besar pula, besaran gaji yang akan diterima.

Lalu berapa kisaran gaji dari ATC ini? Untuk tingkat pemula, maupun fresh graduate yang baru bekerja sebagai ATC, biasanya gaji yang diterima yaitu sekitar 15 juta rupiah, yang diberikan dalam setiap bulannya.

Sementara untuk ATC profesional, yang telah memiliki jam terbang dan pengalaman yang cukup banyak, maka gaji yang akan diterimanya setiap bulan, bisa mencapai angka 45 juta rupiah per bulan. Cukup besar, bukan? 

Namun gaji besar tersebut tentunya sebanding dengan tanggung jawab yang dimiliki oleh seorang Air Traffic Controller (ATC) ini. Apa saja tanggung jawab dari seorang ATC tersebut? Anda bisa mengetahuinya melalui pembahasan berikut ini.

Tanggung Jawab ATC

Meskipun pilot memiliki peran yang cukup penting dalam menjaga keselamatan penumpang dan pesawat yang diterbangkannya, namun sebenarnya, hal tersebut tidak akan bisa terwujud bilamana tidak ada seorang ATC yang memberikan informasi lalu lintas udara, hingga memandu pesawat yang diterbangkan oleh pilot tersebut. Baik saat pesawat akan lepas landas (take off), maupun saat pesawat akan mendarat (landing).

Dengan demikian, peran seorang Air Traffic Controller (ATC) ini juga sangat penting dalam melakukan pengawasan lalu lintas udara, yang dilalui oleh setiap pesawat. Dimana ATC tersebut akan bertanggung jawab terhadap segala sesuatu yang berkaitan dengan hal-hal berikut ini. Diantaranya:

  • Memberikan informasi terbaru mengenai lalu lintas udara 
  • Memastikan pergerakan pesawat berada di rute yang sesuai dengan yang telah ditentukan
  • Memastikan pesawat mengikuti arahan yang diberikan petugas ATC
  • Menjaga radio dan radar yang digunakan untuk berkomunikasi dengan pilot pesawat tetap terkoneksi dengan baik
  • Mengatur arus pergerakan pesawat 
  • Mengarahkan pilot untuk melakukan pemindahan rute, apabila diperlukan
  • Menjamin jalur take off dan juga landing pesawat tanpa ada hambatan
  • Memberikan solusi dan saran bilamana pesawat mengalami suatu hal yang tidak diinginkan. Misalnya terjadi kerusakan pada mesin pesawat, ditemukan hal-hal yang bisa memicu kecelakaan pesawat, maupun saat pesawat melakukan penerbangan tanpa izin/tidak terdaftar

Demikian penjelasan mengenai Air Traffict Controller (ATC) ini. Semoga informasi mengenai pengertian, jenis-jenis, tanggung jawab serta gaji ATC diatas bisa lebih menambah pengetahuan Anda mengenai salah satu profesi yang berperan penting dalam kelancaran dan keselamatan dari pesawat. Khususnya saat pesawat tersebut tengah mleakukan penerbangan di udara.

Comments are closed.