Gaji UMR dan UMK Malaka Tahun 2022

Tiap orang pastinya ingin bekerja dan mendapatkan upah yang pantas. Di Indonesia sendiri, pemerintah memakai struktur UMR atau Upah Minimum Regional. Di mana setiap daerah serta tempat memiliki penghasilan minimum yang berbeda. Dalam kesempatan ini kami mau memberikan informasi tentang UMR Malaka atau UMK Malaka.

Perlu diketahui bila gaji minimal di setiap tempat selalu berubah-ubah setiap tahunnya. Sehingga bagi Anda yang mempunyai rencana buat melamar kerja pada sebuah perusahaan, alangkah baiknya buat memeriksa berapakah gaji UMR Malaka atau UMK Malaka tahun ini. Agar saat diterima bekerja Anda tidak kaget dengan upah minimum yang diberi oleh perusahaan.

Gaji UMR Malaka dan UMK Malaka 2022

Berikut ini kami telah membuat daftar tabel gaji minimum untuk daerah Kabupaten Malaka, dimulai dari tahun ini dan beberapa tahun kebelakang sebagai perbandingan.

Tahun Gaji
2022 Rp. 1.975.000
2021 Rp. 1.950.000
2020 Rp. 1.947.821
2019 Rp. 1.795.061
2018 Rp. 1.661.632
2017 Rp. 1.528.500

UMR sendiri merupakan gaji minimum yang harus dibayar oleh perusahaan baik itu swasta atau milik negara. Tiap daerah di Indonesia mulai dari tingkat Provinsi, kota sampai kabupaten memiliki standar upah minimum yang berbeda. Sedangkan UMR Malaka tahun 2022 adalah Rp. 1.975.000.

Upah Minimum Regional atau UMR sendiri diberikan sebagai bentuk apresiasi kepada para buruh yang sudah bekerja dengan sangat baik, Selain itu upah minima juga dapat dijadikan barometer untuk para pekerja agar bisa mendapatkan gaji yang layak sesuai dengan kelas serta keterampilan yang mereka miliki.

Adapun upah minimal yang dibayar akan disesuaikan dengan spesifikasi. Misalnya saja dilihat dari tingkatan pendidikanan, usia, pengalaman kerja dalam atau luar perusahaan, serta keterampilan yang dimiliki. Jadi terdapat banyak aspek yang memengaruhi seorang karyawan untuk mendapatkan gaji UMR atau UMK.

Perbedaan Antara Gaji UMR dan UMK

Sesudah Anda mengetahui informasi terkait gaji UMR Malaka atau UMK Malaka, tidak ada salahnya pula untuk mengetahui perbedaan dari keduanya. Pasalnya kedua istilah tersebut terdapat banyak perbedaan yang masih belum banyak orang tau. Maka dari itu berikut di bawah ini kami merangkum perbedaan antara UMR dan UMK di Indonesia.

1. Berdasarkan Pada Peraturan Menteri Tenaga Kerja

Berdasarkan peraturan dari Permenaker RI tahun 1999 menjelaskan bahwa Upah Minimum Regional dibagi menjadi 2 tingkat. Untuk tingkat pertama mencangkup wilayah provinsi serta tingkat kedua mencakup wilayah kabupaten dan kota.

Namun dalam perkembangannya, aturan itu direformasi kembali oleh Permenaker tenaga kerja no 226 tahun 2000. Adapun isinya menerangkan tentang UMR tingkat 1 mengalami pengubahan jadi UMP (Upah Minimum Provinsi). Sementara itu untuk tingkat 2 diubah jadi UMK atau Upah Minimum Kota/Kabupaten.

2. Berdasarkan Penetapan Gaji UMR dan UMK

Sementara itu dalam prosesnya, orang yang diberikan hak untuk memutuskan Upah Minimum Provinsi atau UMP ialah Gubernur. Sedangkan untuk UMK sendiri sebenarnya sama saja. Akan tetapi Gubernur akan memperoleh saran dari anggota DPD tingkat provinsi, kota dan kabupaten.

Misalnya untuk penentuan UMR provinsi Jawa Barat ditetapkan oleh Gubernur. Sedangkan untuk daerah kota dan kabupaten lewat Bupati atau Walikota tetapi tetap dengan ijin dari Gubernur. Sementara itu untuk perangkat DPD akan bertugas untuk mengecek langsung ke lapangan untuk memperoleh informasi yang dibutuhkan untuk memutuskan gaji minimum yang sesuai untuk wilayah mereka.

3. Kriteria Pekerjaan yang Menerima Gaji UMR

Perbedaan berikutnya terletak pada tingkat pegawainya. Bilamana pekerja tersebut masih berstarus sendiri atau belum menikah tentu keperluan dan tanggung jawabnya tidak sebanyak pekerja yang telah menikah atau bahkan sudah punya anak. Sehingga upah minimum yang akan diperoleh akan berbeda juga.

Sementara itu untuk para pekerja yang mendapatkan mekanisme kontrak borongan atau harian, upahnya akan diterima berdasarkan akumulasi absense ketika dia masuk harian dalam satu bulan. Bilamana ketika bekerja di hari minggu, maka upahnya akan dibagi menjadi 25 hari kerja, dihitung sejak hari pertama dia masuk kerja.

4. UMR tidak Termasuk Gaji Pokok

Cukup banyak orang masih salah paham serta beranggapan jika gaji minimal ini sama dengan jumlah keseluruhan atau gaji bersih yang akan diperoleh sewaktu Anda terima gaji dari perusahaan di setiap bulannya. Namun nyatanya seseorang masih mendapatkan keuntungan lain yang umumnya berbentuk tunjangan atau bonus karena bekerja dengan baik sekali.

Contohnya saja sewaktu ada seorang karyawan yang mendapatkan tunjangan hari raya di saat bulan Ramadhan datang. Ada pula tunjangan yang berupa asuransi kesehatan seperti BPJS. Diluar itu karyawan bisa juga mendapatkan bonus sebab bekerja lembur atau bisa menyelesaikan suatu pekerjaan dengan baik pada waktu yang singkat.

5. Ketentuan Gaji UMR dan UMK pada Tiap Daerah

Prosedur penggajian karyawan telah ditentukan dalam aturan Undang-Undang Ketenagakerjaan No. 13 th. 2013. Selain itu diatur juga dalam ketentuan paling barur oleh pemerintah pada tahun 2015. Yakni berhubungan dengan bantuan gaji, apakah telah sesuai dari perusahaan ataupun berdasarkan patokan UMR atau UMK dari suatu wilayah.

Peraturan dalam perundangan-undangan berikutnyanya untuk semua jenis badan usaha atau perusahaan seperti PT atau CV bersama jumlah pekerja sedikitnya 10 orang, supaya para pegawai sanggup untuk menerima gaji sesiao upah minimum yang telah ditentukan di masing-masing |lokasi|tempat|wilayah|daerah}.

6. Sistem Pembayaran Gaji UMR dan UMK

Apabila seorang pegawai sudah mendapatkan kontrak kerja dari perusahaan maka dipastikan akan mendapatkan upah minimum regional setiap bulannya. Karena umumnya saat suatu perusahaan membuka lowongan kerja, maka umumnya akan langsung mengontraknya selama 1 sampai 5 tahun. Sedangkan untuk mekanisme kerjanya umumnya adalah 5 hari kerja dalam satu minggu dan akan menerima upah di tanggal 21 atau 1 setiap bulannya.

Sementara itu apabila seorang pekerja menyepakati bekerja dengan sistem borongan atau harian, umumnya upah akan diterima pekerja pada tanggal 25 tiap bulannya. Lantaran waktu libur cuman 1 hari dalam sepekan. Tetapi para pegawai jenis ini tidak meterima keuntungan layaknya para pekerja yang telah dikontrak serta sudah menjadi karyawan tetap.

Dasar Penetapan Gaji UMR dan UMK Bagi Karyawan

Untuk menentukan upah pegawai diperlukan suatu penelitian yang mendalam agar nantinya tidak ada yang dirugikan dari baik itu pekerja ataupun perusahaan itu sendiri. Acuannya sendiri berasal dari Dewan Perwakilan Daerah atau DPD yang telah melakukan survei ke lapangan yang berkaitan dengan KHL atau Kebutuhan Hidup Layak.

KHL pun jadi faktor penting dalam menentukan kelayakan upah yang harus diberikan ke pekerja serta menjadi acuan untuk perusahaan dalam menentukan gaji minimal untuk para karyawannya. Adapun KHL tersebut mencangkup brbagai hal seperti sandang, pangan, papan, kesehatan, pendidikan serta hal lainnya yang membutuhkan pengeluaran.

Disamping itu ada pula aspek lain yang meliputi keperluan fisik dan hidup minimum, jika seorang pegawai bekerja di level rendah sudah pasti keperluan serta kesejahteraannya akan rendah juga. Hal yang lain adalah kemampuan atau daya beli dari pegawainya. Untuk itu penentuan gaji minimum harus di bicarakan serta harus sesuai dengan kebutuhan perusahaan.

Spesifikasi Gaji UMR

Berdasarkan aturan pemerintah nomor 07 tahun 1990 menjelaskan bahwa gaji UMR terbagi ke dalam tiga bagian. Pertama ialah memuat gaji utama atau pokok. Yakni keputusannya diambil dengan melihat posisi atau jabatan serta jenis pekerjaan yang sudah disepakati antara pegawai dan perusahaan.

Bagian kedua berkaitan dengan bonus awal yang akan diberikan oleh perusahaan. Pada umumnya diperuntukkan untuk pekerja yang telah mempunyai keluarga. Adapun bonus tersebut umumnya berbentuk uang untuk anak istri, ongkos kendaraan maupun biaya ketika rapat di luar perusahaan. Bonus tersebut akan dibayarkan setiap tanggal gajian.

Lalu untuk bagian ketiga berupa subsidi di luar gaji utama yang diberikan oleh perusahaan. Uang subsidi ini bisa diberikan setiap waktu, semisalnya di saat karyawan diwajibkan untuk lembur maka pihak perusahaan akan memberikan uang makan malam atau ketika rapat diluar kantor akan ada uang makan siang.

Demikian pembahasan lengkap kami tentang gaji UMR Malaka atau UMK Malaka untuk tahun ini. Berdasarkan UMR yang telah ditetapkan di masing-masing daerah di Indonesia, bisa menjadi acuan Anda ketika hendak melamar pekerjaan pada sebuah perusahaan.

Comments are closed.