5+ Cara Menentukan Gaji Supir Pribadi Sesuai Daerah

Menjadi supir pribadi menjadi sebuah pekerjaan yang menjanjikan jika dilakukan di tengah kota besar. Gaji supir pribadi juga jumlah minimalnya tidak terlalu rendah sehingga bisa jadi salah satu pilihan pekerjaan terbaik di tengah sulitnya mencari pekerjaan saat ini.

Mendengar nama pekerjaan sebagai supir pribadi memang kerap dianggap sepele padahal menjadi supir pribadi punya tanggung jawab besar. Wajar jika di beberapa daerah memiliki ketentuan gaji yang lumayan tinggi untuk profesi sebagai supir yang tentunya supir kendaraan roda empat atau mobil.

Nominal gaji yang menggiurkan membuat banyak yang mencari pekerjaan untuk menjadi supir. Bagi Anda pribadi yang mungkin bingung menentukan berapa besaran gaji yang cocok untuk supir pribadi Anda maka bisa menentukannya dengan melihat jumlah minimum gaji di beberapa daerah di bawah ini.

5 Cara Menentukan Gaji Supir Pribadi 

Setiap daerah di Indonesia memiliki gaji yang berbeda untuk para supir pribadinya. Karena bersifat pribadi maka beban kerja yang ditanggung para supir ini juga berbeda-beda dan tak sedikit juga menjadi faktor penentuan gaji yang akan diterima. Berikut cara menentukan gaji profesi supir pribadi:

  1. Lihat UMR Setempat

Cara mudah yang pertama dengan melihat berapa gaji UMR setempat jika memang supir pribadi bekerja dengan Anda 24 jam maka bisa menggunakan cara ini. Sesuaikan gaji dengan UMR setempat, karena beban yang ditanggung tidak terbatas waktu dan jumlah UMR adalah yang paling masuk akal untuk supir pribadi.

Berbeda jika kebutuhan supir pribadi Anda hanya terbatas untuk kepentingan tertentu. Contoh untuk mengantar jemput anak sekolah, maka gajinya bisa disesuaikan dengan melihat berapa ongkos yang biasa dikeluarkan untuk menjemput dan mengantar anak. Lalu jumlah ongkos itu ditambahkan dengan jasa supir sehingga biayanya lebih tinggi dari ongkos pribadi setiap harinya.

  1. Beri Tunjangan 

Seperti layaknya pegawai biasa, supir pribadi juga wajib mendapat tunjangan karena pekerjaannya berada di jalanan yang penuh risiko. Normalnya tunjangan untuk supir pribadi ada tunjangan uang makan dan uang bensin setiap hari kerja.

Nominalnya sendiri variatif bisa di angka Rp20.000 sampai dengan Rp100.000 lebih sesuai dengan kebijakan. Selain itu juga lebih baik jika ada uang Tunjangan Hari Raya sesuai dengan agama yang dianut para supir.

  1. Beri Tambahan Gaji Jika Memakai Kendaraan Milik Supir

Bisa saja kendaraan yang dipakai adalah kendaraan milik supir bukan majikan. Dalam kasus ini ada biaya tambahan berupa uang sewa kendaraan setiap kali digunakan yang harganya bisa ditentukan sesuai dengan kesepakatan di awal.

Untuk supir pribadi biasanya lebih sering menggunakan kendaraan milik majikan. Ada baiknya memeriksakan kendaraan secara berkala atau memberikan uang service bulanan kepada supir demi menjaga keamanan saat dikendarai.

  1. Lihat Kemampuan Supir Itu Sendiri

Menentukan gaji dengan melihat sejauh mana kemampuan supir juga perlu dilakukan. Sebagai contoh supir yang sudah berpengalaman untuk membawa para pejabat tentu harga jasanya akan lebih tinggi dibuktikan dengan beberapa sertifikat keahlian atau berkas pendukung lainnya.

Jika ingin menentukan gaji supir pribadi dengan nilai gaji pada umumnya maka harus mencari supir biasa yang berpengalaman. Setidaknya supir sudah bisa menyetir mobil dengan riwayat 5 tahun lebih minim kecelakaan dan punya kartu SIM.

  1. Hitung Sesuai Jam atau Hari Kerja

Cara mudahnya lagi untuk menentukan gaji ialah menghitung sesuai jam kerja yang dihabiskan oleh supir. Misal pekerjaannya disesuaikan dengan jam kerja biasa yakni 5 hari kerja dalam satu minggu sejak pukul 08.00 sampai dengan 17.00 WIB maka penghitungan gajinya dihitung sesuai jam atau sesuai hari kerja.

Hal ini akan memudahkan penghitungan jika sewaktu-waktu supir ini harus absen, maka jumlahnya bisa langsung dikurangi. Atau jika satu hari supir itu lembur maka penghitungan lemburnya juga akan dihitung seberapa lama jam lembur yang ia habiskan.

Baca Juga: Ingin Tahu Besaran Gaji Sopir Ambulance? Simak Pembahasannya Disini

Gaji Supir Pribadi di Beberapa Daerah di Indonesia

Untuk diambil sebagai contoh bisa langsung dari kota Jakarta yang terkenal dengan kemacetannya saat jam pergi dan pulang kerja maka gaji yang ditentukan lebih mahal. Selain itu biaya hidup di kota Jakarta juga jauh lebih mahal bisa dilihat dari UMR yang ditentukan.

Untuk daerah Jakarta gaji pokok seorang supir pribadi ada di kisaran angka Rp4 juta setiap bulannya. Berbeda dengan daerah di Jawa Barat yang angkanya lebih kecil yaitu di angka Rp 2 juta sampai dengan Rp 3 juta.

Gaji tersebut belum termasuk tunjangan, uang lembur dan bonus lainnya yang mungkin perlu dipertimbangkan supaya gaji supir jadi lebih manusiawi apalagi untuk supir pribadi.

Pada dasarnya karena sifatnya sebagai supir pribadi maka ketentuan gaji menyesuaikan antara kedua belah pihak. Selain itu faktor lain yang jadi pengaruh adalah situasi kebijakan pemerintah yang berkaitan dengan peraturan kerja itu sendiri.

Alangkah baiknya jika memilih supir dari seseorang yang sudah kenal jika untuk mengantarkan pergi sehari-hari. Karena mengambil supir dari jasa penyedia juga bisa merugikan jika ternyata supir tersebut memiliki niat jahat.

Itulah beberapa cara untuk menentukan gaji supir pribadi lengkap dengan kisaran gaji yang cocok dan sedikit tips untuk memilih supir pribadi yang aman. Beri gaji sesuai dengan ketentuan, jangan terlalu rendah karena menggunakan jasa orang lain adalah sesuatu yang tak ternilai harganya.

Comments are closed.