Berapakah Gaji Pilot Indonesia? Samakah dengan Gaji dari Pilot-Pilot di Luar Negeri?

Pilot adalah salah satu profesi yang memiliki resiko besar, namun memiliki peluang mendapatkan gaji yang lumayan besar. Apalagi jika pilot tersebut bekerja di salah satu maskapai terbesar. Baik itu di yang ada di Indonesia, maupun beberapa maskapai penerbangan yang ada di luar negeri. Namun apakah Anda pernah bertanya-tanya, berapa gaji pilot ini?

Meskipun mungkin Anda tidak mengetahuinya secara pasti, namun pastinya Anda bisa membayangkan bahwa kisaran gaji yang diperoleh oleh seorang pilot pastinya bukanlah angka yang sedikit. Benar sekali, namun untuk memastikannya, yuk cari informasi selengkapnya berikut ini!

Tugas dan Kisaran Gaji Pilot 

Meskipun peran dan tugas dari seorang pilot hanyalah menerbangkan pesawat. Namun sebenarnya, peran dan tugas dari pilot ini bisa dibilang memiliki resiko yang cukup besar. Karena memang, keselamatan seluruh penumpang dan juga kru pesawat berada di tangan seorang pilot.

Karena alasan itu pula, maka tak heran jika gaji pilot bisa dibilang memiliki nominal yang cukup fantastis, jika dibandingkan dengan gaji dari sejumlah profesi lainnya. Namun sebelum membahas mengenai kisaran dari gaji seorang pilot ini, Anda juga oerlu mengetahui mengenai tugas dan peran dari seorang pilot.

Dimana selain menerbangkan pesawat, tugas dari seorang pilot lainnya diantaranya:

  • Memastikan semua pemeriksaan teknis pada pesawat sesuai dengan ketentuan. Baik pemeriksaan yang dilakukan sebelum penerbangan, maupun yang dilakukan sesudah penerbangan
  • Menjamin keamanan dan keselamtaan penumpang dan kru pesawat
  • Bisa mengemudikan dan mengoperasikan (menerbangkan) pesawat dengan baik, yang dilakukan bersama co-pilot
  • Mampu membaca cuaca dengan baik
  • Memeriksa kecukupan bahan bakar pesawat
  • Melaporkan semua masalah yang terjadi selama penerbangan ke petugas otoritas bandara
  • Mencatat komunikasi dengan petugas air traffic control
  • Mampu melakukan proses landing dengan baik 

Jenis-Jenis Pilot Berdasarkan Pesawat yang Dioperasikan/Diterbangkan 

Sejauh ini, pilot dibedakan berdasarkan pesawat yang dioperasikannya. Meskipun memang gaji dari pilot ini juga bisa ditentukan dari pesawat yang diterbangkannya. Namun hal ini juga bergantung dari jenjang karir dari pilot itu sendiri.

Dimana ada beberapa tahapan/jenjang karir yang harus dilalui oleh seseorang, setelah lulus dari sekolah penerbangan, hingga menjadi pilot profesional. Dimana tentunya gaji pilot profesional ini pastinya jauh lebih besar dari gaji dari co-pilot.

Namun untuk sebelum membahas tahapan dari jenjang karir pilot tersebut, maka kini akan dibahas mengenai jenis-jenis pilot berdasarkan pesawat yang dioperasikan. Diantaranya:

1.Pilot Pesawat Komersil

Jenis pilot pesawat komersil kiranya merupakan jenis pilot yang paling banyak ditemui. Hal ini tak mengherankan, karena setiap negara tentunya memiliki sejuimlah maskapai penerbangan, dengan beragam pesawat komersil. 

Di Indonesia sendiri, beberapa maskapai penerbangan yang mempekerjakan pilot dengan gaji pilot pesawat komersil ini yaitu Garuda Indonesia, Batik Air, Lion Air, Sriwijaya Air, Citilink, Air Asia, dan yang lainnya. 

2. Pilot Pesawat Sewaan

Selain pilot pesawat komersil, beberapa pilot juga ada yang bertugas untuk menerbangkan pesawat sewaan (air charter). Bahkan, pilot dengan jenis ini sering disebut juga dengan pilot pribadi, yang mana pilot dengan jenis ini akan menerbangkan pesawat yang telah disewa (charter) oleh seseorang maupun sekelompok orang saja. 

Dengan demikian, pelayanan yang diberikan bersifat personal (pribadi). Jenis pesawat yang biasa dijadikan pesawat sewaan ini diantaranya yaitu pesawat jet. Gaji pilot pesawat sewaan ini tentunya bergantung dari kebijakan perusahaan dari pemilik pesawat sewaan tersebut. Meskipun memang, tetap saja, besaran gaji pilot tersebut akan disesuaikan dengan tahapan jenjang karir yang dimiliki oleh pilot tersebut.

3. Pilot Helikopter (Pesawat Mesin Kecil)

Selain pilot untuk pesawat dengan mesin besar, jenis pilot lainnya yang banyak ditemui yaitu pilot yang khusus menerbangkan pewsawat-pesawat yang memiliki mesin berukuran kecil. Salah satunya yaitu helikopter. Gaji pilot helikopter tentunya tidak sama dengan gaji pilot dengan jenis pesawat lainnya.

4. Pesawat Milik TNI Udara

Berbeda dengan jenis pilot lainnya yang memperoleh pendidikan penerbangan di beberapa sekolah penerbangan saja. Maka pilot pesawat TNI udara ini, selain mendapatkan pendidikan penerbangan di sekolah penerbangan, mereka juga akan mendapatkan pelatihan layaknya pelatihan yang diberikan pada anggota TNI lainnya. 

Jenis pilot TNI udara ini akan mendapatkan sejumlah gaji, dengan besaran yang disesuaikan dengan kebijakan pemerintah, yang berlaku untuk seluruh anggota TNI, dengan memperhatikan jenjang karir dari pilot itu sendiri.

5. Pilot untuk Pesawat Penerbangan Hutan dan Pedalaman

Bisa dibilang, pilot untuk pesawat penerbangan adalah salah satu pilot yang dituntut untuk memiliki kemampuan khusus. Apalagi jika area hutan dan pedalaman yang dilalui memiliki rute dan trek berupa perbukitan dan pegunungan yang terjal dan berbatu. 

Hal ini dikarenakan, pilot dengan jenis ini harus bisa mengoperasikan pesawat tanpa mengenai bukit dan gunung-gunung berbatu tersebut. Beberapa pesawat penerbangan hutan dan pedalaman ini digunakan sebagai pesawat yang digunakan untuk patroli hutan, serta pesawat yang digunakan untuk memasok dan mendistribusikan kebutuhan pokok untuk masyarakat pedalaman.

6. Pilot untuk Pesawat Perkebunan

Selain pesawat untuk area hutan dan pedalaman, ada juga jenis pesawat yang memang dioperasikan sebagai pesawat patroli untuk area perkebunan. Dengan demikian, pilot dengan jenis ini disebut dengan pilot pesawat perkebunan.

Tahapan Jenjang Karir Pilot

Sebagaimana dijelaskan diatas, bahwa selain ditentukan berdasarkan pesawat yang dikemudikan/dioperasikannya, gaji pilot juga akan ditentukan dengan jenjang karir yang dimilikinya. Dimana tahapan jenjang karir dari seorang pilot meliputi:

1.Second Officer (Co-Pilot AB Initio)

Jenjang karir ini diberikan pada seseorang yang baru lulus sekolah penerbangan. Seorang Second Officer memiliki izin untuk menerbangkan dan mengoperasikan pesawat, jika didampingi oleh seorang kapten pilot. Namun belum dikatakan sebagai co-pilot. Untuk menjadi co-pilot, setidaknya Anda perlu menganmbil lisensi dan sertifikasi tertentu. Selain menambah jam terbang juga tentunya.

2. First Officer (Co-Pilot)

Jenjang karir selanjutnya bagi seorang lulusan sekolah penerbangan, yang telah menambah jam terbang dan juga mengambil lisensi dan sertifikasi pilot dikenal dengan nama co-pilot. Dimana lisensi dan sertifikasi yang harus diambil oleh seorang co-pilot ini yaitu lisensi ATPL dan MER. 

Mungkin Anda bertanya, apa yang dinamakan lisensi ATPL dan MER ini? Untuk mengetahui jawabannya, Anda bisa menyimak ulasan mengenai lisensi pilot, yang akan dibahas setelah pembahasan mengenai tahapan jenjang karir pilot ini, dan masih dalam tema yang sama, yaitu membahas mengenai gaji pilot Indonesia dan gaji pilot luar negeri.

3. Co-Pilot Senior

Sebelum menjadi pilot, seorang co-pilot dituntut untuk memiliki sejumlah sertifikasi tertentu, hingga akhirnya bergelar menjadi co-pilot senior. Salah satu bukti karir dari co-pilot senior ini ditandai adanya garis pada seragam yang dikenakan, yang berjumlah sebanyak 3 garis. Sementara untuk Second Officer yaitu 1 garis, dan First Officer sebanyak 2 garis.

4. Captain (Kapten)

Jenjang karir penerbangan yang disebut kapten (captain) inilah yang dikenal dengan istilah pilot. Untuk mendapatkan gaji pilot bergelar kapten ini, setidaknya ada beberapa lisensi dan sertifikasi pilot yang perlu Anda ambil dan miliki. Seorang kapten bisa dilihat dari jumlah garis yang ada pada seragam yang dipakainya, yang berjumlah 4 garis.

5. Instruktur Penerbangan (Flight Instructur Aircraft)

Sebenarnya, instruktir penerbangan bukanlah termasuk ke dalam jenjang karir seorang pilot, namun lebih kepada jenjang karir pada dunia penerbangan. Meskipun demikian, seorang instruktur penerbangan tentunya harus memiliki kemampuan sebagai seorang kapten (pilot) sebelumnya.

Dengan kata lain, instruktur penerbangan adalah seorang pilot yang kemudian mengambil lisensi dan sertifikasi, hingga akhirnya naik pangkat, menjadi seorang instruktur dalam bidang penerbangan. 

Gaji dari instruktur penerbangan ini tentunya akan lebih besar dari gaji pilot pada umumnya. Bukti karir seorang instruktur penerbangan bisa dilihat dari adanya 4 garis dan juga adanya bentuk persegi 5, yang tertera pada seragam yang dipakainya.

6. Company Check Pilot

Company check pilot merupakan jenjang karir tertinggi yang ada pada dunia penerbangan. Dimana jenjang karir Company Check Pilot ini ditandai dengan adanya 4 garis, serta logo bintang yang ada pada seragam yang dipakainya. 

Lisensi dan Sertifikasi yang Harus Diambil oleh Seorang Pilot

Sebagaimana yang telah dijelaskan sebelumnya, bahwa selain berdasarkan pesawat yang dioperasikan, hingga jenjang karir dari pilot itu sendiri. Sebenarnya, secara tidak langsung, gaji pilot juga ditentukan oleh lisensi dan sertifikasi yang diambil oleh pilot itu sendiri.

Dimana semakin banyak lisensi dan sertifikasi yang didapat, maka tentunya jenjang karir dari pilot tersebut akan semakin tinggi pula. Sehingga tentunya, gaji pilot yang didapat juga akan menjadi lebih besar dari sebelumnya.

Sebagai pengetahuan bagi Anda, berikut ini adalah beberapa lisensi dan sertifikasi yang harus diambil oleh pilot profesional, jika ingin memperoleh gaji pilot profesional. Beberapa lisensi dan sertifikasi dari pilot itu sendiri meliputi:

1.Private Pilot License (PPL)

Jenis lisensi dan sertifikasi pilot yang satu ini akan diberikan kepada siswa maupun lulusan sekolah penerbangan dengan syarat telah memiliki jam terbang minimal 40 jam. Namun di beberapa negara lain, ketentuan mengenai batas minimal jam terbang ini berbeda-beda, sesuai dengan kebijakan negara masing-masing.

Dengan memiliki lisensi PPL ini, seseorang sudah bisa dikatakan cukup mampu dalam menerbangkan pesawat. Sehingga bisa memiliki kebebasan untuk menerbangkan pesawat untuk tujuan pribadi. Misalnya untuk tujuan rekreasi dan bisnis.

Hanya saja, pilot dengan lisensi PPL ini belum bisa bekerja sebagai pilot di berbagai maskapai penerbangan, dan mendapatkan gaji pilot layaknya gaji yang diterima pilot komersial lainnya. Bukan hanya itu saja, pilot dengan lisensi PPL ini juga hanya diberikan ijin untuk menerbangkan pesawat di siang hari saja. Sementara di malam hari, pilot dengan lisensi PPL ini tidak mendapatkan ijin untuk mengoperasikan dan menerbangkan pesawat.

2. Commercial Pilot License (CPL)

Untuk menjadi pilot komersial dengan memiliki gaji pilot komersial. Maka pilot yang sebelumnya hanya memiliki lisensi PPL dituntut untuk mengambil lisensi dan sertifikasi CPL. Dimana dengan lisensi CPL ini, pilot tersebut telah memiliki ijin untuk menerbangkan pesawat komersial. Bahkan memiliki kesempatan untuk bekerja sebagai pilot di berbagai maskapai penerbangan.

Meskipun demikian, pilot dengan lisensi CPL ini masih memiliki batasan, dalam hal jam terbang hingga perijinan lainnya. Misalnya perijinan yang berkaitan dengan waktu penerbangan yang dilakukan. 

Pada umumnya, pilot dengan lisensi CPL ini hanya diperbolehkan untuk menerbangkan pesawat komersial, hanya di siang hari saja. Sementara jika ingin menerbangkan pesawat di malam hari, dan memperoleh gaji pilot profesional. Maka pilot tersebut harus mengambil lisensi lainnya.

3. Instrument Rating (IR)

Seperti yang telah dibahas dalam poin sebelumnya, bahwa untuk bisa menerbangkan pesawat di siang hari maupun di malam hari, serta untuk mendapatkan gaji pilot yang setara dengan gaji yang diperoleh oleh pilot profesional.

Maka seorang pilot dengan lisensi CPL, haruslah mengambil lisensi penerbangan lainnya. Dimana lisensi yang dimaksud yaitu lisensi Instrument Rating, yang juga dikenal dengan lisensi IR. Bukan hanya bisa menerbangkan pesawat di siang hari dan malam hari saja.

Dengan mengantongi lisensi IR ini, seorang pilot juga telah memiliki ijin untuk menerbangkan pesawat, meskipun di cuaca buruk sekalipun. Misalnya saat cuaca mendung, hujan, maupun saat badai sekalipun, selama masih bisa mematuhi kebijakan Instrument Flight Rules (IFR), dan juga ketentuan Visual Flight Rules (VFR).

4. Multi Engine Rating (MER)

Sebenarnya, lisensi Multi Engine Rating atau yang dikenal dengan lisensi MER ini merupakan lisensi tambahan yang bisa diambil oleh seorang pilot. Dimana dengan lisensi MER ini, seorang pilot telah mengantongi ijin untuk menerbangkan pesawat yang memiliki mesin ganda. Bukan hanya itu saja, dengan memiliki lisensi MER ini, seorang pilot profesional bisa beralih menjadi seorang instruktur pilot. Tentunya dengan gaji yang lebih besar dari gaji pilot pada umumnya.

Berapa Gaji Pilot Berdasarkan Lisensi, Jenjang Karir dan Jenis Pesawat yang Diterbangkannya?

Setelah menyimak mengenai semua hal yang berkaitan dengan profesi pilot. Baik itu mengenai jenis pesawat yang diterbangkannya, lisensi yang diambil, hingga jenjang karir yang dimilikinya. Maka pastinya, ada sebagian diantara Anda yang bertanya-tanya, berapa gaji pilot sebenarnya?

Untuk menjawab rasa penasaran Anda, yuk simak daftar gaji pilot melalui ulasan di bawah ini!

Baca Juga: Yuk Intip Besaran Gaji Pramugari di Semua Maskapai

1.Gaji Pilot untuk Pesawat Komersial

Beberapa pesawat komersial yang ada di Indonesia sebagian besar merupakan pesawat-pesawat yang dimiliki oleh berbagai maskapai penerbangan yang beroperasi di Indonesia. Baik itu maskapai penerbangan yang memang milik Indonesia, maupun milik negara lain, namun yang memiliki kantor dan beroperasi di Indonesia.

Beberapa maskapai penerbangan yang dimaksud diantaranya:

A.Garuda Indonesia

Garuda Indonesia merupakan masakpai penerbangan milik Indonesia yang terbesar hingga saat ini. Pertama kali diresmikan pada tanggal 26 Januari 1949 dengan nama Indonesian Airways, dan diubah menjadi Garuda Indonesia tepat pada tanggal 26 Desember 1949.

Dengan total karyawan sekitar 2000 orang pada tahun 2016 yang lalu. Dimana pada tahun 2022 ini, jumlah karyawan tersebut tidak jauh berbeda, serta nama besar Garuda Indonesia sebagai maskapai penerbangan terbesar di Indonesia, yang melayani penerbangan kurang lebih ke 90 negara. Kiranya menjadikan semua pilot yang bekerja di maskapai penerbangan tersebut memiliki gaji yang lumayan fantastis, bagi kalangan pilot di dalam negeri.

Sebagai informasi, setiap pilot yang bekerja di Garuda Indonesia ini mendapatkan gaji sebesar Rp 20 juta rupiah per bulan, untuk pilot pemula, serta Rp 44,8 – 48 juta rupiah per bulan, untuk pilot profesional. 

Bisa dikatakan, gaji pilot dari Garuda Indonesia lebih besar dari gaji pokok dari pilot-pilot yang bekerja di maskapai penetbangan lainnya di Indonesia. Termasuk yang bekerja di anak perusahaannya sekalipun, yaitu Citilink.

Baca Juga: Gaji Pilot Emirates Kalahkan Presiden, Yuk Intip Nominal Gajinya

B. Citilink

Seperti disebutkan pada poin diatas, bahwa Citilink adalah salah satu anak perusahaan dari Garuda Indonesia. Meskipun memang, gaji dari pilot Citilink ini dibawah gaji dari beberapa pilot induk perusahaannya yaitu Garuda Indonesia.

Dimana gaji untuk pilot pemula hanya sekitar Rp 15 juta rupiah. Namun bagi pilot profesional, maupun yang sebelumnya telah berkarir sebagai pilot Garuda Indonesia. Maka besaran gaji yang diperoleh bisa mencapai sekitar Rp 48 juta rupiah per bulan. Tak jauh berbeda dengan pilot profesional yang bekerja di maskapai Garuda Indonesia.

Baca Juga: Gaji Pilot Wings Air yang Akan Membuat Anda Terpesona

C. Air Asia

Air Asia merupakan salah satu maskapai penerbangan yang berasal dari Malaysia, namun memiliki kantor dan beroperasi di Indonesia. Bisa dibilang, Air Asia merupakan salah satu maskapai penerbangan yang menawarkan tiket penerbangan dengan harga murah, serta menggunakan pesawat dengan jenis airbus.

Meskipun demikian, pilot yang bekerja di maskapai penerbangan ini bisa dikatakan sebagai pilot profesional. Sementara besaran gaji pokok yang diterima oleh pilot profesional dari Air Asia ini yaitu sekitar Rp 35,9 juta rupiah per bulan.

Selain gaji pokok, setiap pilot juga menerima tunjangan lainnya berupa uang terbang (flight allowance) sebesar 60 ribu rupiah per jam. Jika dalam setiap hari, seorang pilot bisa membawa pesawat hingga 6 jam terbang. 

Maka bisa dipastikan, penghasilan yang akan diterima oleh pilot tersebut yaitu sekitar Rp 86,7 juta rupiah. Dimana angka tersebut merupakan gaji pokok serta uang terbang, yang diperoleh dalam setiap bulannya.

Baca Juga: Ini Dia Gaji Pilot Singapore Airlines yang Mencapai Nominal Dua Digit

D. Lion Air

Pada umumnya, pilot dari Lion Air adalah beberapa siswa penerbangan yang bersekolah di Wings Flying School. Dimana para lulusan dari sekolah penerbangan tersebut akan memperoleh pinjaman biaya pendidikan hingga mencapai 90%. Bukan hanya itu saja, para lulusan dari Wings Flying School ini juga diberikan jaminan untuk bekerja di Lion Wings.

Meskipun gaji pokok yang diterima oleh pilot Lion Wings tidak lebih besar dari gaji pokok dari pilot dari Garuda Indonesia. Dimana gaji pilot dari Lion Air ini yaitu sekitar 45 juta rupiah. Namun tunjangan yang diperoleh oleh setiap pilot bisa dikatakan lumayan besar. 

Dimana uang terbang (flight allowance) yang diterima pilot biasanya sekitar Rp 60-100 ribu per jam. Belum lagi dengan tunjangan-tunjangan lainnya, seperti THR, insentif bonus, dan tunjangan pensiun. Dimana besaran THR biasanya sekitar 3,5 kali dari gaji pokok. Sementara tunjangan pensiun bisa mencapai puluhan kali lipat dari gaji pokok.

Maka jika dihitung, besaran gaji yang diterima pilot Lion Air dalam setiap bulannya, bisa dikatakan cukup fantastis. Karena memang, rata-rata jam terbang yang ditempuh oleh pilot Lion Air dalam setiap bulannya, yaitu sekitar 80 jam terbang.

Baca Juga: Inilah Gaji Qatar Airways yang Ternyata Punya Nominal Sangat Besar

E. Batik Air

Batik Air merupakan salah satu anak perusahaan dari Lion Air. Pesawat dengan logo batik dan juga gambar canting ini pertama beroperasi di tahun 2012 yang lalu. Pilot yang bekerja di maskapai penerbangan yang satu ini menerima gaji antara 30 hingga 40 juta rupiah dalam setiap bulannya.

F. Kisaran Gaji dari Pilot Sriwijaya Air

Untuk kisaran gaji pokok dari pilot yang bekerja di maskapai Sriwijaya Air ini memang tidak begitu besar, dibandingkan dengan gaji pokok dari pilot yang bekerja maskapai penerbangan lainnya. Dimana pilot Sriwijaya Air hanya menerima gaji pokok sebesar 10 juta rupiah saja. Meskipun demikian, pilot Sriwijaya Air akan memperoleh tunjangan lainnya, yang jumlahnya lumayan besar. Bahkan lebih besar dari gaji pokok yang diterimanya.

2. Gaji untuk Pilot Pesawat Sewaan

Sebenarnya, gaji pilot pesawat sewaan ini tergantung dari perusahaan yang mempekerjakannya. Namun untuk kawasan negara-negara adidaya seperti Amerika Serikat misalnya, rata-rata gaji pilot yang menerbangkan pesawat sewaan seperti pesawat jet yaitu sebesar USD 47.000. Jika dalam rupiah, gaji yang diperoleh pilot pesawat jet pribadi yaitu sekitar 200 juta hingga 3,9 milyar rupiah, yang dibayarkan dalam setiap tahun.

3. Gaji Pilot Helikopter

Sama seperti pilot untuk pesawat sewaan seperti jet, pilot untuk helikopter juga digaji dengan besaran yang sesuai dengan kebijakan perusahaan yang mempekerjakannya. Namun untuk kawasan Indonesia, gaji dari pilot helikopter ini rata-rata berada di kisaran Rp 47,5 juta rupiah per bulan.

4. Gaji dari Pilot TNI AU

Untuk pilot TNI AU, besaran gaji yang diterima ditentukan berdasarkan pangkat dari setiap pilot tersebut. Diantaranya:

  • Gaji pokok dari pilot golongan III perwira pertama dengan pangkat letnan II yaitu sekitar Rp 2.604.400,-
  • Gaji pokok dari pilot dengan pangkat letnan I yaitu sebesar Rp 2,685.800,-
  • Gaji pokok dari pilot TNI AU dengan pangkat kapten sebesar Rp 2.769.800,-
  • Gaji pokok dari pilot TNI AU perwira menengah golongan IV dengan pangkat mayor sebesar Rp 2.856.400,-
  • Gaji pokok pilot berpangkat letnan kolonel sebesar Rp 2.915.700,-, serta
  • Gaji pokok pilot TNI AU beroangkat kolonel sebesar Rp 3.037.700,-

Dimana besaran gaji pokok tersebut, nantinya akan ditambah dengan tunjangan-tunjangan lainnya, yang disesuakan dengan kelas jabatan hingga kinerja pilot tersebut selama bekerja di kesatuan TNI AU. Bukan hanya itu saja, tunjangan tersebut juga berupa tunjangan untuk suami/istri, anak, kebutuhan sehari-hari, dan yang lainnya.

Kisaran Gaji Pilot di Beberapa Negara Lain Selain Indonesia

Bisa dibilang, besaran gaji pilot untuk setiap negara tentunya berbeda-beda. Tergantung dari kebijakan yang diatur dalam negara tersebut. Dimana besaran gaji untuk pilot di beberapa negara tersebut meliputi:

1.China 

Rata-rata besaran gaji untuk setiap pilot yang bekerja di maskapai penerbangan di negara tersebut yairu sekitar USD 300.000 per tahun, dengan bonus kontrak sebesar USD 80.000. Jika dalam mata uang rupiah, maka besaran gaji pokok pilot di negara Cina, sebelum ditambah bonus kontrak yaitu sekitar Rp 4,2 milyar rupiah per tahun.

2. Belanda

Gaji pilot di negara Belanda yaitu sekitar USD 245.000, atau sekitar Rp 3,4 milyar per tahun. Gaji tersebut diberikan oleh salah satu maskapai penerbangan terbsar di Belanda, yang bernama maskapai KLM.

Untuk pilot pemula, maskapai penerbangan tersebut akan memberi gaji awal sekitar USD 5.000. Namun jika sudah beralih menjadi pilot profesional, maka besaran gaji yang akan diperoleh bisa mencapai hingga USD 256.700.

3. Perancis

Negara Perancis melalui maskapai penerbangan miliknya yang bernama Air France secara rutin memberikan gaji pada setiap pilotnya hingga angka USD 235.000, yang dibayarkan dalam setiap tahun. Jika dalam mata uang rupiah, maka besaran gaji dari pilot Air France ini mencapai angka Rp 3,3 milyar dalam setiap tahunnya.

Selain ketiga negara tersebut, beberapa pilot di beberapa negara lainnya mendapatkan gaji yang tak kalah fantastis. Dimana di negara Irlandia, pilot di negara tersebut dberi gaji sebesar USD 225.000 (Rp 3.1 milyar), Kanada USD 225.000 (Rp 3,1 milyar), Qatar USD 220.000 (Rp 3 milyar) dan Swiss sekitar USD 211.000 (Rp 2,9 milyar).

Sementara di negara Jerman, pilotnya digaji sebesar USD 203.000 (Rp 2,87 milyar), Uni Emirat Arab USD 200.000 (Rp 2,82 milyar) serta Inggris USD 180.000 (Rp 2,7 milyar). Dimana besaran gaji tersebut di bayarkan dalam setiap satu tahun sekali.

Itu dia beberapa daftar gaji pilot dari setiap negara, dan juga dari berbagai maskapai penerbangan hingga institusi yang ada di Indonesia. Dengan menyimak ulasan diatas, kiranya kini Anda telah mengetahui berapa kisaran dari gaji dari profesi pilot ini. Semoga penjelasan diatas bisa bermanfaat!

Comments are closed.