Berikut Sistem Gaji Karyawan Kafe yang Jarang Diketahui

Anak muda yang lebih memilih bekerja nyatanya lebih suka menjadi karyawan kafe seperti barista, waiters hingga koki dan bagian lainnya karena bekerja di kafe lebih santai dan tidak terlalu terbebani dengan beban kerja yang berat. Tidak heran kerja di kafe lebih disukai karena gaji yang besar dan sistem gaji karyawan kafe yang baik.

Karena beban kerja yang cukup ringan dan jam kerja yang tidak terlalu banyak, kerja di kafe menjadi rekomendasi ampuh untuk anda yang ingin bekerja dengan sistem gaji karyawan yang baik dan mumpuni. Hal ini juga bergantung dimana perusahaan tempat anda bekerja, namun bagaimana sistem gaji karyawan kafe saat ini?

Baca Juga: Inilah Gaji Karyawan Kafe serta Benefit yang Akan Didapatkan

Sistem Gaji Karyawan Kafe bagi Hasil

Warung makan, kedai dan restoran lainnya memiliki sistem yang berbeda dan memiliki perjanjian kerja sama yang lebih sederhana. Omset maupun peredaran bruto tersebut juga menentukan karyawan restoran dengan upah satuan, disisi lain pemilik usaha juga menerapkan sistem bagi hasil dalam pembayaran.

Sistem bagi hasil ini banyak diterapkan oleh kafe-kafe terkenal maupun rumah makan lainnya, dalam periode 100 hari pengusaha akan menghitung berapa banyak pendapatan kotor yang ia terima dan menguranginya dengan biaya usaha dan zakat 2,5% dan sisanya merupakan laba bersih yang terbagi antara karyawan dan pengusaha.

Pengusaha berhak mendapat 70% laba bersih dan karyawan berhak mendapat 30% berdasarkan poin dimana telah disepakati setiap karyawan yang memiliki mato berbeda. Hal tersebut juga bergantung dengan perkerjaan anda, seperti barista yang menentukan kualitas kopi terbaik dan memiliki mato hingga 3 – 6 % sedangkan mato pelayan bisa lebih kecil hanya 2 hingga 3%.

Gaji yang Terhitung Satuan Waktu

Bisnis restoran maupun karyawan seringkali menerapkan upah satuan waktu, karyawan akan mendapat gaji bulanan maupun harian yang telah disepakati di awal. Hal itu ada dalam ketentuan PP pengupahan no 36 tahun 2021 jika gaji karyawan UKM minimal 50% pada rata-rata konsumsi provinsi berdasarkan data badan pusat statistic (BPS).

Contohnya seperti rata-rata konsumsi DKI Jakarta 2020 adalah Rp 2 jutaan maka gaji di restoran maupun karyawan kafe adalah Rp 1,1 juta. Disisi lain tidak ada rumus untuk persentase gaji karyawan, namun pakar manajemen menyarankan jika gaji idealnya adalah 15 hingga 20 persen omset usaha di bawah 30%.

Seperti rumah makan yang memiliki omset Rp 100 juta per bulan, maka beban gaji 15% dan pemilik rumah makan bisa menganggarkan bayaran karyawan Rp 15 juta. Namun jika ingin membayar upah dalam rata-rata konsumsi provinsi atau nilai minimum maka perusahaan bisa mempekerjakan 6 hingga 7 orang karyawan.

Baca Juga: Kisaran Nominal Gaji Karyawan Restoran untuk Semua Posisi

Ketika membangun sebuah bisnis, maka dibutuhkan karyawan dengan keahlian yang mumpuni dalam menjalankan usaha kafe agar dapat bersaing dengan kompetitor. Maka diperlukan posisi maupun jabatan yang cukup tinggi seperti manajer dalam pengelolaan kafe dimana setiap posisi akan diberi gaji dengan jumlah yang berbeda.

Ditelusuri lebih lanjut, maka sistem gaji karyawan kafe berkisar Rp 1,8 hingga Rp 3,5 juta per bulannya. Ada juga jabatan seperti barista hingga waiter yang digaji mulai Rp 2 juta hingga 3 jutaan. Sistem gaji karyawan kafe ini juga mengikuti UMR yang berlaku di setiap kabupaten maupun kota di Indonesia. Disisi lain, gaji karyawan kafe juga dibedakan dengan jam kerja yang berlaku seperti pekerja part time. 

Fasilitas Karyawan kafe

Ternyata karyawan juga memiliki fasilitas tunjangan yang berada dalam kafe sehingga karyawan akan betah bekerja dan semangat untuk menjalaninya, salah satunya adalah tunjangan yang diberi fasilitas berupa makan dan tunjangan hari raya. 

Disisi lain anda juga akan mendapatkan dana insentif yang diberikan karyawan kafe jika target sales telah ditentukan, seperti sebulan anda harus melayani pelanggan 200. Jika target tersebut telah tercapai maka nominal insentif yang diterima akan semakin besar.

Waktu Kerja Karyawan kafe

Dalam undang-undang ketenagakerjaan, waktu kerja di Indonesia telah terbagi menjadi dua yaitu 7 jam sehari atau 40 jam seminggu untuk 6 hari kerja dan 8 jam kerja sehari untuk 40 jam seminggu dalam 5 hari kerja. Hal tersebut juga bergantung kepada restoran maupun kafe tempat anda bekerja dan karyawan yang dimiliki.

Biasanya, kafe terbagi menjadi 2 hingga 3 shift. Untuk itu anda perlu menyusun jadwal shift karyawan dan komunikasikan jadwal shift dengan atasan agar jam kerja anda teratur dan bisa menerapkan hal tersebut untuk ketersediaannya. Selain itu juga ada peraturan dimana shift kerja perlu dibagi dengan adil agar karyawan merasa nyaman bekerja dan terhindar dari dampak buruk dalam kinerjanya.

Dengan sistem kerja karyawan kafe yang hampir sama seperti pekerja lainnya, maka tidak heran menjadi karyawan kafe sangatlah menyenangkan karena bisa melayani setiap orang yang berkunjung maupun nongkrong di kafe.

Keuntungan Bekerja di kafe

Selain sistem gaji karyawan kafe, tempat ini memiliki banyak keuntungan yang membuat anda betah untuk mendapatkan suasana kerja baru sehingga anda bisa lebih mudah mencari inspirasi dan ide segar bermunculan di kepala. Bekerja di kafe membuat pikiran anda lebih fresh karena bertemu berbagai macam orang dan memberi anda semangat baru.

Disisi lain, anda juga bisa mendapatkan makan siang dengan suasana yang fresh. Tanpa menghabiskan waktu untuk mencari makan di siang hari, bekerja di kafe menghemat lebih banyak waktu anda untuk makan maupun melanjutkan pekerjaan anda dan berkenalan dengan lebih banyak orang setiap harinya.

Anda juga bisa menemukan partner yang cocok maupun mencari teman baru untuk menghabiskan waktu luang anda ketika berlibur maupun waktu senggang. Hal tersebut akan menambah banyak relasi anda dan diri anda dapat berkembang lebih baik lagi karena bertemu dengan orang-orang positif yang bisa mendukung anda dalam hal apapun.

Rata-rata lokasi daerah kafe terletak di tengah kota sehingga jika anda bekerja di kafe anda akan lebih mudah kemanapun karena jarak yang dekat dan bisa menghemat bensin yang anda pakai. Tidak heran anak muda lebih suka bekerja di kafe karena relasi yang ada juga luas dan banyak hal yang bisa anda lakukan di luar pekerjaan.

Suasana kerja di kafe yang lebih kondusif membuat anda lebih nyaman dalam bekerja dan mendapat ide lebih banyak, kerja di kafe akan seperti rumah sendiri karena suasananya yang nyaman dan berbeda. Menu yang dihidangkan juga beragam membuat anda lebih menyukai kerja di kafe daripada kerja di rumah.

Sistem gaji karyawan kafe yang berbeda-beda membuat gaji tersebut juga berbeda dan sesuai dengan tempat kerja maupun upah minimum saat ini, dengan bekerja di kafe anda akan lebih mudah menambah ilmu dan relasi karena kafe menjadi tempat yang nyaman untuk nongkrong maupun berkumpul sesama teman dan keluarga.

Comments are closed.