Gaji di ACT Foundation Sampai Ratusan Juta Benarkah?

Media sosial sempat ramai setelah ACT dibubarkan karena ada dugaan penyalahgunaan dana. Gaji di ACT Foundation kemudian jadi tanda tanya apakah benar sampai di angka ratusan juta seperti kabar yang beredar. Tentu saja jika gaji karyawan di ACT sangat tinggi wajar banyak pihak curiga.

Kerja dengan gaji tinggi merupakan impian hampir semua orang. ACT sebagai lembaga cepat tanggap dalam menghadapi bencana sebenarnya sudah menjadi lembaga yang bagus karena memberikan dampak positif di lingkungan masyarakat.

Sangat tak terduga sampai lembaga ini dibubarkan karena dugaan penyalahgunaan dana. Reputasi ACT yang selama ini memiliki nilai positif seketika langsung berubah menjadi citra negatif.

Baca Juga: Apakah Relawan di Gaji? Simak Suka Duka Menjadi Seorang Relawan

Gaji di ACT Foundation Dari Situs Lamaran Kerja 

Meski tidak ada bocoran nyata terkait dengan gaji ACT Foundation namun di situs lamaran kerja terulis besaran beberapa gaji di daerah. Untuk daftar gaji dan penjelasannya akan dituliskan di bawah ini:

  1. Daftar Gaji Staff ACT Foundation 
JabatanGaji
MarketerRp 4.109.964
Relationship StaffRp 2.950.917
Branch ManagerRp 7.544.661
Staf Administrasi KeuanganRp 3.138.374
ImplementorRp 2.604.898

Data tersebut diambil dari salah satu situs lamaran kerja yang sedang menawarkan posisi kosong sebelum ACT resmi dibubarkan. Sementara itu di situs lamaran kerja lainnya daftar gaji staf juga tak jauh berbeda yakni di angka 2 sampai 3 jutaan

Salah satu bocoran gaji juga datang dari karyawan di Sukabumi. Terdapat 6 karyawan disana dengan 200 lebih relawan, dimana yang mendapatkan gaji tetap hanyalah karyawan. Sedangkan untuk relawan tidak mendapatkan gaji.

Gajinya sendiri untuk daerah Kotabumi menyesuaikan dengan UMR kota tersebut yaitu Rp 2.562.434. Para karyawan tetapnya diberikan kontrak kerja yang jelas sedangkan relawan nantinya sebagai penyalur donasi tanpa adanya imbalan.

Donasinya cukup variatif sampai di angka ratusan juta rupiah. Terdapat donator rutin yang menyumbangkan dana untuk ACT sehingga setiap bulannya tidak mungkin tanpa ada pemasukan yang nantinya dipakai jika kondisi bencana.

  1. Bonus dan Tunjangan

Tidak didapatkan data mengenai bonus dan seberapa besar tunjangan yang diberikan untuk para karyawannya. Namun, besaran bonus dan tunjangan sempat membuat masyarakat curiga hingga pendirinya mendapat isu panas karena gaji ratusan juga per bulan masuk ke rekening pribadinya.

  1. Suasana Kerja ACT

Lingkungan kerja ACT menurut beberapa review yang bertebaran di internet menjadi lingkungan kerja yang nyaman dan kondusif. Nuansa islami juga sangat terasa dengan tema kekeluargaan di lingkungan kerja.

Namun di sisi lain kerja di ACT juga sering tak kenal waktu. Ada kalanya karyawan harus lembur karena pekerjaan darurat dan sifatnya tak bisa ditunda. Jika mengingat lagi hal ini sesuai dengan ACT yang memang fokus kepada pemberi donasi ketika bencana terjadi.

Peluncuran ACT secara resmi pada 21 April 2005 yang tertulis secara hukum sebagai yayasan di bidang sosial dan kemanusiaan. Untuk memperluas sayap ACT mengembangkan kegiatan darurat sampai dengan ibadah Qurban dan zakat.

ACT mendapatkan dukungan oleh donator publik dari masyarakat yang punya tingkat kepedulian yang tinggi pada permasalahan kemanusiaan dan juga partisipasi perusahaan lewat program kemitraan dan CSR.

Meski akhirnya mendapat kabar bahwa adanya penyalahgunaan dana namun ACT rutin memberi laporan keuangan tahunan hasil audit Kantor Akuntan Publik kepada donator. Publikasi laporan tersebut juga resmi ke media masa.

  1. Kenapa Ada Kabar Gaji Ratusan Juta

Dalam majalah Tempo tertulis besaran gaji para petinggi di ACT. Angka inilah yang menimbulkan banyak orang bertanya-tanya tentang kebenaran gaji tersebut. Berikut daftar gaji yang dimaksud dalam majalah :

JabatanGaji
Ketua Dewan Pembina ACTRp 250.000.000
Senior Vice PresidentRp 150.000.000
VPRp 80.000.000
Direktur EksekutifRp 50.000.000
DirekturRp 30.000.000

Besaran gaji di atas rupanya disandingkan dengan beberapa direksi Badan Usaha Milik Negara atau BUMN.  Presiden ACT Ibnu Khajar sendiri sempat secara terbuka mengenai gaji pimpinan yang mencapai Rp 150.000.000  dan gajji itu tidak berlaku permanen.

Tentu saja kabar gaji ini sangat menghebohkan karena selama ini ACT menjadi laga yang punya citra positif di mata masyarakat. Jika pengelolaan uang atau dananya bermasalah tentu masyarakat tidak lagi percaya untuk menitipkan uang yang akan disalurkan lewat lembaga ini.

Cerita akhir ACT dibubarkan membuat beberapa pihak kecewa. Bagaimanapun, ACT sudah membantu banyak dalam penyaluran dana hingga sampai ke tangan yang membutuhkan.

Begitu juga dengan pengelolaan zakat dan qurban yang sudah dipercayakan kepada ACT selama ini. Pembubaran ACT diwarnai dengan pro kontrak karena beberapa pihak ada yang masih percaya jika ada kesalah pahaman tentang dana yang keluar dari ACT ini.

Para karyawan ACT yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia terkena imbas akibat pembubaran lembaga. Selain kehilangan pekerjaan, para karyawan ini juga kehilangan nama baik mereka karena anggapan terlibat sedikit banyak memakan uang umat,

Sampai saat ini masih banyak pertanyaan tentang gaji karyawan ACT yang sesungguhnya. Pasalnya untuk nominal gaji masih simpang siur dan belum ada nilai pasti yang bisa dijadikan patokan.

Gaji di ACT Foundation memang membuat penasaran. Setidaknya daftar gaji di atas dan keterangan mengenai gaji pimpinan yang sampai ratusan juta di atas bisa menjawab rasa penasaran pembaca.

Comments are closed.