Tentang CFA dan Kisaran Gaji CFA di Indonesia berdasarkan Jenis Posisi Kerjanya

Kebahagiaan memang tak selalu diukur dari berapa banyaknya uang di rekening. Namun, sebagian pekerja tentu pernah memimpikan menerima upah di atas rata-rata. Terkenal dengan nominalnya yang besar, berapa gaji CFA di Indonesia? 

Gelar Chartered Financial Analyst erat kaitannya dengan dunia accounting. Pekerjaan di dunia finance memang dikenal menawarkan gaji tinggi, terutama bagi mereka yang memiliki sertifikasi bergengsi. Sebenarnya, apa saja profesi yang membutuhkan gelar CFA? Simak pembahasan lengkapnya berikut ini. 

Apa itu CFA?

Chartered Financial Analyst bukanlah sebuah profesi, melainkan gelar yang diberikan pada calon pekerja di bidang keuangan, setelah lulus ujian kompetensi dari CFA Institute. Demi mendapatkan gelar tersebut, Anda perlu menyelesaikan rangkaian program yang terdiri dari 3 level. Di mana setiap tingkatan memiliki soal dengan tipe dan topik berbeda. 

Apabila berhasil lulus, nantinya Anda akan menjadi profesional keuangan bersertifikat CFA charter holder. Program ini biasanya diadakan dua kali dalam setahun untuk tingkatan pertama, sedangkan level dua hanya dilaksanakan setiap setahun sekali. Nah, bagi yang ingin ikut ujian peserta perlu memenuhi syarat dan mengeluarkan biaya yang lumayan besar. 

Melansir dari CFA Institute, lebih dari 170.000 profesional keuangan telah mengikuti dan mendapatkan sertifikat yang diakui oleh global. Piagam tersebut menunjukkan keahlian, keterampilan, dan profesionalisme di dunia kerja. 

Karir dengan Gelar Chartered Financial Analyst

Piagam Chartered Financial Analyst menjanjikan peluang karier dan gaji menjanjikan sehingga banyak yang berminat ikut ujian sertifikasi. Melalui situs CFA MM UGM, program ditujukan bagi karyawan yang berprofesi sebagai 

  • penasihat keuangan,
  • financial analyst perusahaan,
  • investment banking analyst,
  • risk manager,
  • chief executive,
  • konsultan,
  • research analisis,
  • portofolio manager, 
  • senior manajer aset, 
  • eksekutif manajer investasi, dan
  • relationship manager.

Program dari CFA Institute didesain untuk membekali calon atau pekerja di bidang keuangan dengan keterampilan analisis investasi dan membantu Anda meraih jenjang karier menjanjikan di masa depan. 

Berapa Gaji CFA di Indonesia?

Gaji karyawan kantor yang memiliki sertifikasi CFA, biasanya melebihi upah minimum regional dan staf lain. Ini karena biaya untuk ujian tidaklah murah, sehingga perusahaan umumnya menawarkan upah di atas rata-rata. 

Selain itu, karyawan yang telah menjadi CFA charter holder juga memiliki kompetensi dan keahlian mumpuni sehingga berhak menerima gaji yang tinggi. Secara garis besar, besaran gaji dibedakan berdasarkan profesinya. Dilansir dari Edupac, kisaran upah yang diterima sebagai berikut. 

  • Analisis keuangan: Rp74 juta per tahun,
  • Head of Finance: Rp110 juta per bulan,
  • CFO alias Chief Financial Officer: Rp250 per bulan,
  • CEO atau Chief Executive Officer: Rp94 juta per tahun,
  • Konsultan: Rp53 juta per tahun,
  • Credit analysis: Rp162 juta per tahun,
  • Research analyst: Rp101 per tahun, dan
  • Investment banking analyst: Rp100 juta per tahun.

Gaji staff accounting fresh graduate di Jakarta mulai dari Rp4 jutaan, tetapi dengan adanya piagam CFA Anda bisa mendapatkan peluang karier yang lebih tinggi dan kesempatan menerima gaji besar. Lantas, bagaimana cara daftar dan apa saja syaratnya?

Biaya Daftar dan Prosedur Tes Sertifikasi

Di samping karena gaji yang besar, piagam CFA juga diakui secara global dan dinilai bergengsi di luar negeri sehingga banyak diantara pekerja tertarik untuk mengikuti program. Namun, syarat dan biaya yang dibutuhkan cukup merogoh biaya lumayan dalam. Jadi, persiapkan sedini mungkin.

Persyaratan yang harus dipenuhi diantaranya, peserta harus memiliki gelar sarjana atau sedang menempuh pendidikan S1 serta memiliki pengalaman kerja profesional selama 4000 jam yang seimbang atau setara 4 tahun. 

Demi menunjang keberhasilan tes,  peserta perlu memiliki sertifikat TOEFL atau EILTS, memiliki paspor aktif, dan tinggal di negara yang menyelenggarakan ujian CFA. Peserta harus menyiapkan dana sekitar Rp14 jutaan untuk sekali tes dengan pilihan level 1-3. Prosedur pendaftaran dilakukan hanya melalui situs resmi dengan membuat akun dan login. Registrasi umum dilakukan di Juni-Desember. 

Tes Setiap Level Chartered Financial Analyst 

Adapun  pertanyaan untuk tingkat satu meliputi etika profesi, ekonomi, keuangan perusahaan, investasi alternatif, ekuitas, derivatif, pelaporan, perencanaan, dan analisis. 

Sementara untuk level dua, Anda akan mengisi pertanyaan seputar penilaian aset, analisis instrumen pendapatan, dan membuat perbandingan investasi. 

Program dirancang agar peserta memahami konsep dan mendalami pengetahuan seputar analisis, manajemen, dan etika investasi finance

Daftar Ujian CFA dengan Beasiswa

Anda tertarik berkarier sebagai head of finance, tetapi belum punya piagam Chartered Financial Analyst? Institusi CFA turut menawarkan keringanan bagi profesional yang ingin meningkatkan keahlian lewat program ini melalui beasiswa. 

Peserta berhak menerima potongan biaya pendaftaran apabila memenuhi persyaratan yang berlaku. Menariknya, tersedia beberapa jenis beasiswa yang dapat dipilih, seperti

  1. Access scholarship ditujukan untuk perorangan dengan potongan biaya daftar hingga USD 250.
  2. Women’s scholarship diperuntukkan bagi perempuan dengan keuangan terbatas. Nominal potongan yang diberikan sekitar USD350. 
  3. Student scholarship merupakan beasiswa untuk mahasiswa.
  4. Professor scholarship adalah beasiswa untuk professor dari perguruan tinggi.
  5. Regulator scholarship khusus untuk karyawan yang bekerja sebagai regulator di bursa efek atau bank .

Manfaat Gelar CFA bagi Pekerja 

Gaji CFA di Indonesia yang besar menjadi daya tarik tersendiri. Namun, selain itu, ada banyak keunggulan yang ditawarkan bagi pekerja yang lulus dan mendapatkan piagam, yakni diantaranya:

  1. Sertifikasi diakui secara global sehingga bisa digunakan untuk berkarier di beberapa negara.
  2. Kesempatan mendapatkan gaji besar terbuka lebar.
  3. Pemahaman dan keahlian terasah dan makin berkembang.
  4. Termasuk investasi diri menjanjikan di masa mendatang.
  5. Banyak job opportunity yang bisa didapat. 

Pekerja dengan lisensi CFA dinilai memiliki skill dan profesionalisme yang lebih dibandingkan dengan karyawan lainnya karena bukan hal mudah menyelesaikan soal sulit dan menantang dengan waktu terbatas. 

Seberapa penting Sertifikasi CFA bagi Financial Advisor? 

Sertifikasi CFA digunakan sebagai penunjang, bagi karyawan yang ingin memiliki jenjang karier cemerlang. Alhasil ujian dan piagam tersebut sangat berguna dan untuk mendapatkannya dibutuhkan usaha ekstra. 

Menurut berbagai sumber, pekerja di bidang finance masih minim yang bersertifikat CFA. Sekiranya hanya ada 261 orang saja. Selain bagi diri sendiri, karyawan yang bekerja di bursa saham dan berprofesi sebagai konsultan atau advisor investasi dapat membantu investor membuat keputusan bijak melalui analisis yang tepat. 

Jadi, bisa dikatakan bahwa pelaksanaan program cukup krusial dan bermanfaat bagi diri sendiri maupun perusahaan alias orang lain. Namun, Anda membutuhkan persiapan selama 600 jam lamanya. 
Setelah mengetahui proses ujian sertifikasi Chartered Financial Analyst, tak heran kalau gaji CFA di Indonesia di atas rata-rata. Hal ini sepadan dengan tingkat kesulitan dan biaya yang diperlukan. Selain CFA, adapula sertifikasi seperti MBA yang dapat diraih untuk menunjang pengembangan karier di bidang finance

Comments are closed.