Gaji BKKBN, Fungsi dan Cara Menjadi Anggotanya!

Bekerja menjadi anggota BKKBN memiliki tugas tanggung jawab dalam melaksanakan tugas yang diperintahkan oleh pemerintah dalam pengendalian penduduk dan mewujudkan program kb. Dibalik tugasnya ini, ada gaji BKKBN yang diterima oleh setiap anggotanya, apakah nominalnya sebanding atau tidak?

Untuk menjawab pertanyaan ini, simak saja penjelasannya di sini!

Apa Itu BKKBN?

BKKBN atau ditulis BkkbN yang memiliki arti kepanjangan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional. Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional sendiri adalah salah satu bagian LPNK—Lembaga Negara Non-Kementerian yang memiliki tugas upaya pengendalian penduduk serta mewujudkan berbagai program keluarga berencana.

Dalam menjalankan tugas-tugasnya ini, presiden tidak hanya dibantu oleh LPK—Lembaga Negara Kementerian saja, melainkan juga dibantu oleh LPNK dengan tugas dan fungsinya masing-masing. LPNK sendiri dibagi menjadi 31 badan di antaranya BIN—Badan Intelijen Negara dan BKKBN.

BKKBN memiliki tugas tanggung jawab kepada Presiden melalui Menteri Kesehatan. BKKBN memiliki tugas di bidang pengendalian penduduk dan penyelenggaraan keluarga berencana. 

Tugas yang dijalankan oleh BKKBN memanglah bukan perkara mudah, lantas bagaimana dengan gaji yang diterimanya? Apakah sudah sebanding?

Ini Nominal Gaji BKKBN

Gaji anggota BKKBN atau tunjangan pemerintah yang diberikan kepada pekerja karir BKKBN ini tergantung pada golongan PNS dan non PNS dan posisi jabatan pekerja tersebut.

Menelusuri berbagai sumber media penyuluh BKKBN non CPNS ini ternyata memiliki gaji yang cukup miris dibandingkan dengan gaji dari BKKBN PNS.

Dilansir dari news.detik.com, 2019, kepala BKKBN mengalami kekurangan penyuluhan KB. Sebagai bentuk untuk mencukupi hal tersebut, kepala BKKBN memberdayakan banyak relawan lokal dengan gaji per bulannya yang hanya dibayar 100 ribu hingga 150 ribu. Gaji yang diterima ini bersumberkan pada dana desa. 

Sedangkan pada sumber id.jobplanet.com dari hasil review pekerja gaji anggota BKKBN di Indonesia rata-rata adalah Rp.2,30 juta.

Kabarnya lagi tunjangan gaji BKKBN PNS atau badan penyuluh mengalami kenaikan. Jokowi, selaku presiden menaikan tunjangan penyuluh KB, hal ini telah diatur oleh Perpres No.99/2021 mengalami kenaikan tunjangan tertinggi hingga 1,5 juta.

Dibandingkan dengan Perpres No 26/2014 yang mengalami kenaikan besar tunjangan tertinggi ialah Rp. 950.000. 

Setiap posisi jabatan BKKBN PNS memiliki nilai tunjangannya masing-masing, berikut ini detail jabatan BKKBN CPNS di antaranya sebagai berikut:

  1. BKKBN Jabatan Fungsional Keahlian

Penyuluh KB dengan jabatan fungsional keahlian memiliki beberapa jenjang jabatan di antaranya sebagai berikut:

  • Penyuluh KB Ahli Utama tunjangan yang diterima Rp. 1,5 juta
  • Penyuluh KB Ahli Madya tunjangan yang diterima Rp. 1,26 Juta
  • Penyuluh KB Ahli Muda tunjangan yang diterima Rp.960.000
  • Penyuluh KB Pertama tunjangan yang diterima Rp. 540.000
  1. BKKBN Jabatan Fungsional Keterampilan

BKKBN jabatan fungsional keterampilan memiliki jenjang yang berbeda-beda di antaranya sebagai berikut:

  • Penyuluh KB Penyelia tunjangan yang diterima Rp. 780.000
  • Penyuluh KB Mahir tunjangan yang diterima Rp. 450.000
  • Penyuluh KB Terampil tunjangan yang diterima Rp.360.000
  • Penyuluh KB Pemula tunjangan yang diterima Rp.300.000

 Nah itulah kilasan beberapa tunjangan dan gaji anggota penyuluh KB, BKKBN. Namun harus Anda ingat bahwasannya gaji BKKBN ini kembali pada kebijakan kantor daerah tersebut.

Tugas dan Fungsi BKKBN

BKKBN memiliki tugas utama dalam melaksanakan dan menjalankan tugas pemerintahan pada bidang pengendalian penduduk dan penyelenggaraan keluarga berencana.

Dari tugas yang dijalankannya ini, BKKBN melaksanakan beberapa fungsi yang di antaranya meliputi:

  • Melakukan perumusan kebijakan nasional, pemaduan dan sinkronisasi kebijakan pada bidang KKB;
  • Menetapkan norma, standar, prosedur dan kriteria di bidang KKB;
  • Melaksanakan advokasi dan koordinasi pada bidang pengendalian penduduk dan KB;
  • Menyelenggarakan komunikasi, informasi dan edukasi di bidang KKB;
  • Menetapkan perkiraan pengendalian penduduk secara nasional;
  • Menyusun desain Program KKBPK;
  • Mengelola tenaga penyuluh KB/petugas lapangan KB (PKB/PLKB);
  • Mengelola dan menyediakan alat dan obat kontrasepsi untuk kebutuhan Pasangan Usia Subur (PUS) nasional;
  • Pengelolaan dan pengendalian sistem informasi keluarga
  • Pemberdayaan dan peningkatan peran dan organisasi kemasyarakatan tingkat nasional di dalam pengendalian pelayanan dan pembinaan kesertaan ber-KB serta Kesehatan Reproduksi (KR);
  • Mengembangkan desain program pembangunan keluarga melalui pembinaan ketahanan dan kesejahteraan keluarga;
  • Pemberdayaan dan peningkatan peran serta organisasi kemasyarakatan tingkat nasional terhadap pembangunan keluarga dengan melalui ketahanan dan kesejahteraan keluarga;
  • Standarisasi pelayanan KB dan sertifikasi tenaga penyuluh KB/petugas lapangan KB (PKB/PLKB);
  • Menyelenggarakan pemantauan dan evaluasi bidang pengendalian penduduk dan keluarga berencana; 
  • Pembimbingan, pembinaan dan fasilitas di bidang KKB.

Selain daripada pelaksanaan fungsi—fungsi tersebut, adapun fungsi lain yang dilaksanakan oleh BKKBN di antaranya:

  • Menyelenggarakan pelatihan, penelitian dan pengembangan di bidang KKB;
  • Membina dan melakukan koordinasi pelaksanaan tugas administrasi umum pada lingkungan BKKBN;
  • Mengelola barang milik/kekayaan negara yang menjadi tanggung jawab BKKBN;
  • Melakukan pengawasan atas pelaksanaan tugas di lingkungan BKKBN; serta
  • Menyampaikan laporan, saran dan pertimbangan di bidang KKB.

Fungsi-fungsi yang diselenggarakan oleh BKKBN ini memang bukanlah perkara mudah, tugas dan tanggung jawab yang dijalankannya cukuplah berat. Dengan demikian tidak semua orang dapat menjadi anggota BKKBN.

Bagaimana Cara Menjadi Anggota BKKBN?

Jika Anda tertarik untuk bekerja dan berprofesi di bidang BKKBN, Anda bisa melakukan pendaftaran melalui 2 cara yakni melakukan pendaftaran CPNS atau melamarnya secara langsung melalui penawaran loker yang ada, baik itu di media online maupun offline.

Pendaftaran CPNS BKKBN

Jika Anda ingin melakukannya dengan pendaftaran CPNS, maka Anda harus siap dengan proses dari tahap ke tahap.

Sebab menjadi PNS BKKBN dilakukan melalui beberapa tahap baik itu pengumpulan dokumen, ujian tes akademik, wawancara, tes psikotes dan lain sebagainya.

Terlebih jika Anda melakukan pendaftaran CPNS BKKBN Anda harus siap bersaing dengan para pendaftar lainnya. 

Seperti yang kita ketahui banyak sekali orang yang ingin mendaftar sebagai PNS—pegawai negeri sipil, maka dari itu Anda harus bekerja keras untuk mendapatkan posisi ini.

Melalui Lowongan Kerja yang Ada

Baru-baru ini, kabarnya BKKBN kekurangan anggota dalam proses penyuluhan KB, sehingga tak heran jika Anda bisa menemukan lowongan kerja ini di beberapa media. 

Jika Anda ingin mencoba melakukan pelamaran kerja sebagai BKKBN di suatu iklan lowongan kerja yang ada, maka pastikan Anda memiliki kualifikasi yang sesuai dengan posisi yang dilamar.

Contohnya saja posisi administrasi keuangan, maka setidaknya Anda memiliki standar kualifikasi pendidikan dengan jurusan keuangan, akutan atau lainnya.

Contoh lain posisi bidang humas, maka Anda harus memiliki latar pendidikan bidang komunikasi ataupun jurusan lain yang memang relevan dengan posisi tersebut.

Dengan penjelasan dua metode cara menjadi anggota BKKBN di atas Anda tentunya bisa melakukannya melalui salah satu metode tersebut. Jika Anda lulus menjadi anggota ini, maka gaji BKKBN serta tunjangannya bisa Anda terima. 

Comments are closed.