Pengertian, Jenis-Jenis, dan Gaji Akuntan

Pada umumnya, seorang akuntan memiliki tugas untuk membuat sebuah laporan keuangan serta hal lainnya yang menyangkut keuangan perusahaan. Namun sebenarnya, akuntan terdiri dari berbagai jenis, yang mana hal ini juga mempengaruhi gaji akuntan itu sendiri.

Apa saja jenis-jenis dari akuntan tersebut? Dan berapa kisaran gaji dari akuntan tersebut? Mungkin penjelasan yang akan dikemukakan berikut ini bisa sedikit membantu Anda. Untuk itu, yuk simak seluruh penjelasannya berikut ini!

Baca Juga: Apakah Benar Gaji Konsultan Keuangan Bisa Mencapai Dua Digit?

Apa Itu Akuntan? Dan Berapa Kisaran Gaji Akuntan?

Menurut Wikipedia, akuntan diartikan sebagai seorang sarjana yang telah menempuh pendidikan di sebuah universitas ataupun perguruan tinggi, khususnya di bidang/jurusan akuntansi pada fakultas ekonomi yang ada di universitas/perguruan tinggi tersebut. Khususnya pada jurusan akuntansi berupa Pendidikan Profesi Akuntansi (PPAk).

Lebih jauh lagi, akuntan adalah seseorang yang telah dibekali ilmu dan skill dalam bidang ekonomi dan juga keuangan, yang didapatnya selama menempuh pendidikan di universitas. Dimana dengan bekal dan skill-nya tersebut, seorang akuntan diharapkan bisa membantu perusahaan atau tempatnya bekerja, khususnya yang berkaitan dengan pembuatan laporan/pajak, hingga hal-hal lainnya yang menyangkut keuangan perusahaan.

Dengan perannya tersebut, tentunya membuat profesi akuntan ini banyak dicari oleh perusahaan dan juga lembaga-lembaga lainnya. Bahkan ada beberapa perusahaan yang berani memberikan gaji akuntan, yang jauh lebih besar dari yang seharusnya, bilamana posisi akuntan di perusahaan tersebut ternyata kosong, sementara perusahaan tersebut benar-benar membutuhkan seorang akuntan.

Jenis-Jenis Akuntan

Jika dilihat berdasarkan jenisnya, akuntan terbagi ke dalam beberapa kategori. Dimana kategori yang dimaksud yaitu yang bisa dilihat dari ruang lingkup, ataupun tempatnya bekerja, serta berdasarkan bidang akuntansi yang digelutinya. 

Untuk lebih jelasnya, bisa Anda simak penjelasannya di bawah ini. Diantaranya:

1.Berdasarkan Ruang Lingkupnya

Mungkin hingga saat ini, Anda hanya mengenal akuntan yang bekerja di perusahaan saja. Namun sebenarnya tidaklah demikian. Karena ada juga beberapa akuntan yang bekerja di sebuah lembaga ataupun instansi lainnya.

Berdasarkan ruang lingkupnya, akuntan terbagi ke dalam beberapa jenis, yang mana hal ini juga secara tidak langsung mempengaruhi gaji akuntan itu sendiri. Dalam arti, akuntan yang bekerja di perusahaan, biasanya akan mendapatkan gaji yang tentunya berbeda dengan gaji dari akuntan yang bekerja di tempat lainnya.

Adapun jenis-jenis dari akuntan berdasarkan ruang lingkupnya tersebut diantaranya:

A.Akuntan Perusahaan

selain akuntan perusahaan, sebagian orang mengenal jenis akuntan yang satu ini sebagai akuntan internal. Hal ini dikarenakan, ruang lingkup dari akuntan ini yaitu berada di lingkungan internal perusahaan.

Tugas dari akuntan perusahaan/internal ini biasanya yang berkaitan dengan penyusunan laporan keuangan perusahaan, hingga penyusunan sistem akuntansi perusahaan. Akuntan internal/perusahaan ini biasanya terdiri dari staf akuntansi, hingga direktur keuangan, atau yang dikenal dengan kepala bagian akuntansi.

B. Akuntan Publik

Dikatakan akuntan publik karena jenis akuntan yang satu ini melakukan pekerjaannya, tanpa harus  terikat pada perusahaan manapun. Selain dikenal sebagai akuntan publik, sebagian orang juga menyebut akuntan dengan jenis ini sebagai akuntan freelance, karena akuntan publik ini hanya melakukan pekerjaan sesuai kontrak saja. Sementara layanan akuntansi yang diberikannya hanya berdasarkan gaji akuntan yang diterimanya.

Meskipun demikian, jasa layanan akuntansi yang biasanya diberikan oleh akuntan ini bisa berupa penyusunan sistem akuntansi, perpajakan, pemeriksaan laporan keuangan, penyusunan laporan keuangan, serta konsultasi manajemen perusahaan.

C. Akuntan Pendidik

Sesuai dengan namanya, akuntan pendidik adalah seorang akuntan yang hanya memberikan layanan akuntansi untuk tujuan memberikan pendidikan/pengetahuan saja. Akuntan pendidik ini bisa dikategorikan sebagai tenaga pendidik yang memberikan materi berupa pendidikan akuntansi saja. Namun selain itu, ada beberapa akuntan publik yang juga melakukan penelitian akuntansi, yang mana nantinya, hasil penelitian ini digunakan untuk perkembangan akuntansi di masa mendatang.

D. Akuntan Pemerintah

Akuntan pemerintah merupakan seorang akuntan yang bekerja di lembaga ataupun instansi pemerintah. Lebih jauh lagi, akuntan pemerintah bisa berupa anggota Badan pemeriksa Keuangan (BPK), maupun anggota dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

E. Akuntan Syariah

Dinamakan akuntan syariah dikarenakan jenis akuntan yang satu ini bekerja di perusahaan dan juga lembaga/instansi yang menerapkan hukum-hukum syariah. Khususnya yang berkaitan dengan keuangan perusahaan. 

Dimana dalam pelaksanaannya, akuntan syariah akan melakukan prinsip-prinsip keuangan yang sesuai dengan standar akuntansi syariah dan juga keputusan Majelis Ulama Indonesia (MUI). Sementara gaji akuntan syariah, pada umumnya tidak jauh berbeda dengan besaran gaji dari akuntan konvensional.

2.Berdasarkan Bidang Akuntansi yang Digelutinya

Selain berdasarkan ruang lingkupnya, jenis-jenis akuntan juga bisa dibedakan berdasarkan bidang akuntansi yang digelutinya. Dengan kata lain, jika selama ini Anda menganggap bahwa akuntan hanyalah bekerja dalam bidang keuangan saja, maka kiranya hal itu tidaklah tepat. 

Hal ini dikarenakan, seorang akuntan bisa bekerja di perusahaan apa saja, dan bukan hanya dituntut untuk mengelola keuangan saja. Untuk lebih jelasnya mengenai jenis-jenis akuntan berdasarkan bidang akuntansi yang digelutinya, bisa Anda simak dalam daftar di bawah ini. Diantaranya:

A.Akuntan Keuangan

Kiranya akuntan keuangan adalah salah satu jenis akuntan yang paling umum. Dimana akuntan yang satu ini akan memperoleh gaji akuntan dengan besaran yang hampir sama dengan akuntan keuangan yang bekerja di perusahaan lainnya.

Dalam pelaksanaannya, akuntan keuangan akan melakukan proses keuangan untuk tujuan eksternal perusahaan. Termasuk diantaranya yaitu menyusun strategi keuangan perusahaan dan juga melacak aktivitas keuangan yang tercatat di buku besar. Pada umumnya, akuntan keuangan akan bekerja bersama manajer dan juga kolega perusahaan.

B. Akuntan Manajerial

Akuntan manajerial biasanya akan melakukan penyusunan dan pembuatan laporan keuangan, namun yang ditujukan bagi internal perusahaan. Dengan kata lain, akuntan manajerial tidak dibolehkan untuk menyebarkan hasil laporan keuangan yang dilakukannya pada setiap orang.

Karena perannya tersebut, gaji akuntan manajerial biasanya akan sedikit berbeda dengan gaji dari akuntan keuangan pada umumnya. Meskipun demikian, besaran gaji tersebut biasanya tergantung dari perusahaan yang mempekerjakannya.

C. Akuntan Pajak

Sesuai namanya, akuntan pajak adalah seorang akuntan yang bekerja dalam mengelola perpajakan suatu perusahaan. Termasuk diantaranya yaitu memberikan konsultasi bagi perusahaan untuk selalu taat pajak, membantu perusahaan dalam melakukan pengembalian pajak di tahun mendatang, membantu dalam menghindari beban pajak, dan yang lainnya.

Selain jenis-jenis akuntan diatas, ada beberapa jenis akuntan lainnya, yang terbagi berdasarkan bidang akuntansi yang digelutinya tersebut. Diantaranya:

  • Akuntan Biaya. Membuat laporan serta melakukan peninjauan biaya produksi
  • Akuntan Audit. Merupakan seorang akuntan yang membantu dalam membuat laporan keuangan perusahaan, yang nantinya akan diberikan kepada pihak ketiga, untuk mendapatkan umpan balik keuangan
  • Akuntan di Bidang Sistem Informasi Akuntansi. Merupakan seorang akuntan yang membantu dalam hal pengelolaan prosedur perusahaan
  • Akuntan Fidusia. Merupakan jenis akuntan yang melakukan proses akuntansi yang berkaitan dengan fidusia aset, investasi, real estate, dana perwalian, dan yang lainnya
  • Akuntan Forensik. Merupakan jenis akuntan yang bekerja dalam mengkonfigurasi ulang mengenai sejumlah informasi keuangan yang hilang

Baca Juga: Yuk Intip Gaji Konsultan Pajak Serta Tugas-Tugasnya

Kisaran Gaji Akuntan Berdasarkan Jenisnya

Jika dari penjelasan diatas, kini Anda telah mengetahui mengenai jenis-jenis dari akuntan, baik itu berdasarkan ruang lingkup maupun bidang akuntansi yang digelutinya, maka kini Anda bisa mencari tahu mengenai kisaran gaji akuntan berdasarkan jenis-jenisnya tersebut.

Untuk memudahkan Anda, di bawah ini merupakan penjelasan mengenai gaji dari akuntan berdasarkan jenis-jenisnya. Diantaranya:

1.Gaji Akuntan Berdasarkan Ruang Lingkupnya

Meskipun bekerja di bidang yang sama, yaitu bidang akuntansi, namun nyatanya, gaji akuntan yang satu dan yang lainnya memiliki perbedaan. Khususnya yang bisa terlihat dari ruang lingkup, ataupun tempat bekerja dari akuntan tersebut. 

Sebagai gambaran bagi Anda, berikut ini adalah gaji dari akuntan berdasarkan ruang lingkupnya. Diantaranya:

A.Gaji dari Akuntan yang Bekerja di Perusahaan

Pada umumnya, gaji akuntan yang bekerja di sebuah perusahaan dimulai dari 4 juta hingga 8 juta rupiah per bulan. Dimana besaran gaji tersebut dihitung berdasarkan lama bekerja, hingga bidang akuntansi yang digelutinya. Misalnya, gaji dari akuntan pajak tentunya akan berbeda dengan akuntan keuangan, meskipun bekerja di perusahaan yang sama.

B. Gaji dari Akuntan Publik

Sesuai dengan ruang lingkupnya, yang mana akuntan publik biasanya bekerja secara freelance, sehingga penghasilan dari akuntan jenis ini tidak bisa diketahui secara pasti. Hal ini dikarenakan, penghasilan dari akuntan publik ini biasanya akan dihitung per kontrak ataupun secara per proyek.

Namun biasanya, penghasilan dari akuntan publik yang diperoleh dari setiap proyek akuntansi yang dilakukannya yaitu sekitar 1-2 juta rupiah. Dengan kata lain, semakin banyak proyek akuntansi yang diperoleh akuntan publik dalam 1 bulan, maka dipastikan, gaji akuntan tersebut akan semakin besar. 

Misalnya, jika dari setiap proyek akuntansi, akuntan publik mematok harga 1 juta rupiah, maka jika dalam 1 bulan, akuntan tersebut mendapatkan 10 proyek akuntansi, maka penghasilan yang didapat yaitu sekitar 10 juta rupiah.

C. Gaji Akuntan Pendidik

Pada umumnya, gaji seorang akuntan publik dengan titel dosen yaitu antara Rp 2.560.000,- hingga Rp 4.205.000,-. Sementara akuntan pendidik yang bekerja di bidang riset/penelitian, biasanya akan memperoleh gaji antara 7-8 juta rupiah per bulan.

D. Gaji dari Akuntan yang Bekerja di Lembaga/Instansi Pemerintah

Khusus pada lembaga/instansi pemerintah, akuntan akan digaji berdasarkan golongannya. Misalnya, akuntan dengan golongan IIC, biasanya akan digaji sebesar Rp 2.301.000,-. Sementara gaji akuntan yang bekerja di Kementerian Keuangan, biasanya akan memperoleh gaji minimum sebesar Rp 2.575.000, serta maksimum sebesar Rp 49.950.000,-. Namun untuk akuntan senior di Kementerian Keuangan RI tersebut biasanya akan digaji antara 150 hingga 250 juta rupiah per bulan.

Sedangkan gaji dari akuntan syariah, sebenarnya hampir sama dengan gaji dari akuntan konvensional. Perbedaanya mungkin saja terlihat dari bidang akuntansi yang digelutinya. Misalnya gaji seorang akuntan audit syariah, tentunya tidak akan sama dengan gaji dari akuntan pajak syariah, dan semacamnya. Untuk mengetahui besaran gaji akuntan berdasarkan bidang yang digelutinya tersebut, bisa Anda simak dalam pembahasan berikut ini.

2. Gaji Akuntan Berdasarkan Bidang Akuntansi yang Digelutinya

Meskipun bekerja di ruang lingkup yang sama, namun sebenarnya, gaji akuntan juga bisa dibedakan berdasarkan bidang akuntansi yang digelutinya. Beberapa bidang akuntansi yang dimaksud diantaranya:

  • Akuntan Keuangan. Pada umumnya, akuntan keuangan akan digaji antara Rp 4.000.000,- hingga Rp 9.350.199.-. Tergantung dari lamanya bekerja, dan juga kawasan/kota tempatnya bekerja
  • Akuntan Manajerial. Jenis akuntan ini biasanya akan diberi gaji antara 5 hingga 10 juta rupiah
  • Akuntan Pajak. Akuntan jenis ini biasanya akan memperoleh gaji yaitu sekitar Rp 3.995.287,- per bulan
  • Akuntan Biaya. Gaji akuntan biaya ini biasanya yaitu mulai dari Rp 3.000.000,- hingga Rp 4.379.515,- per bulan
  • Akuntan Audit. Untuk akuntan audit internal/perusahaan, pada umumnya, perusahaan tempatnya bekerja akan memberikan gaji sekitar Rp 4.080.310,- per bulan

3. Gaji Akuntan di Luar Negeri

Jika informasi diatas merupakan penjelasan mengenai gaji dari akuntan yang bekerja di Indonesia, maka kini, Anda bisa memperoleh gambaran mengenai kisaran dari gaji seorang akuntan yang bekerja di luar negeri. Tepatnya yang bekerja di Amerika Serikat.

Dimana di negara tersebut, perhitungan gaji akuntan biasanya akan dihitung untuk 1 tahun. Pada umumnya, seorang akuntan yang bekerja di negara adidaya tersebut akan digaji mulai dari USD 52.013 hingga USD 83.289 per tahun.

Namun besaran gaji tersebut akan berbeda untuk setiap wilayah. Misalnya, di kota New York, seorang akuntan akan memperoleh gaji sebesar USD 100.214 per tahun. Sementara di kawasan lainnya, gaji dari seorang akuntan rata-rata yaitu sekitar USD 75.280 per tahun.

Demikian informasi mengenai jenis-jenis dan juga gaji akuntan yang perlu Anda ketahui. Dari penjelasan diatas bisa ditarik kesimpulan, bahwa profesi akuntan masih banyak dicari oleh berbagai perusahaan dan instansi, meskipun kini, banyak profesi baru yang bermunculan. Hal ini bisa dibuktikan dengan gaji seorang akuntan yang mengalami kenaikan dari waktu ke waktu.

Comments are closed.