9+ Cara Meminta Gaji yang Sopan Untuk Anda!

Gaji menjadi salah satu hal yang dapat menyemangatkan kita untuk bekerja dengan lebih produktivitas. Lalu bagaimana jika gaji yang dibayarkan telat? Jika Anda sangat membutuhkan gaji tersebut, maka Anda bisa melakukannya dengan cara meminta gaji yang sopan.

Baca Juga: Cara Menanyakan Gaji Lewat Chat yang Mudah untuk Dilakukan

Cara Meminta Gaji yang Sopan

Ketika Anda belum menerima gajian di waktu biasanya atau bahkan telat hingga berminggu-minggu lamanya, maka sepatutnya Anda meminta gajian secara langsung.

Akan tetapi untuk menghindari hal-hal yang tidak berkenan, Anda harus melakukan cara meminta gaji yang sopan. Bagaimana caranya? Berikut poin-poinnya:

  1. Menanyakan Pada Rekan Satu Divisi

Sebelum memintanya secara langsung, sebaiknya Anda bertanya lebih dahulu pada rekan satu divisi. Bisa saja perusahaan telah membayarkan gaji, tetapi ada beberapa kesalahan,  sehingga Anda terlewat untuk menerima gaji.

Jika hal ini terjadi, akan lebih baik jika bertanya mengapa uang gajian Anda belum sampai di tangan. 

Akan tetapi jika Anda merupakan pekerja yang masih baru, cobalah bertanya waktu biasanya gajian. Sedangkan jika perusahaan sering telah membayarkan gaji, maka Anda bisa bertanya lama kelambatannya.

  1. Konfirmasikan Kepada Divisi Terkait

Selain menanyakannya pada rekan satu divisi, Anda bisa melakukan konfirmasi terlebih dahulu kepada divisi terkait. Jangan langsung komplain masalah hal ini kepada atasan.

Anda bisa mencari informasi keterlambatannya terlebih dahulu pada divisi pengurus keuangan, seperti akunting, HRD atau pihak payroll.  Divisi-divisi ini yang paling tahu terkait tanggal waktu gajian.

  1. Menyiapkan Alasan Kuat “Mengapa Anda Harus Segera Menerima Gaji”

Pada beberapa orang menerima gaji dengan terlambat menjadi sebuah masalah besar, umumnya bagi mereka yang memiliki tagihan  yang harus dibayar dan waktu jatuh pada awal bulan.

Maka dari itu, sangat perlu menyiapkan beberapa alasan, sehingga dapat menyakinkan untuk memperoleh gaji dengan sesegera mungkin. Buatlah alasan-alasan yang jujur dan tidak dibuat-buat.

Beberapa contoh alasan yang bisa Anda gunakan dalam memohon agar gaji cepat dibayarkan di antaranya:

  • Tagihan listrik dan air yang harus segera dibayarkan.
  • Cicilan rumah mau jatuh tempo, dan adanya denda keterlambatan pembayaran
  • Tagihan kontrakan yang harus segera dibayar sebab sudah diminta oleh pemiliknya.
  • Cicilan motor yang harus dibayar, takut motor disita karena telat bayar
  • Kebutuhan mendesak seperti untuk pendidikan anak
  • Membutuhkan biaya pengobatan untuk keluarga.
  • Dan masih banyak lagi alasan logis lain.

Umumnya, cara ini paling ampuh untuk memohon gaji segera dibayarkan terlebih dahulu dibandingkan rekan lainnya yang mengalami masalah di divisi payroll.

  1. Izin Kasbon atau Mengajukan Pinjaman

Cara lain daripada meminta gaji secara langsung pada atasan atau bos, Anda bisa mengajukan izin kasbon atau pinjaman pada perusahaan. Dengan ini Anda dapat dapat menghindari denda sebab telat membayar tagihan.

Perusahaan yang memiliki hutang gaji pada Anda, tentunya membuat perusahaan Anda tidak merasa keberatan dengan pengajuan kasbon. 

Dengan melakukan kasbon di saat pembayaran gaji telat diberikan, merupakan solusi  terbaik untuk mengetahui kondisi sebenarnya mengetahui kondisi finansial perusahaan. 

Permintaan kasbon akan segera disetujui oleh perusahaan, jika memang kondisi finansial perusahaan tidak bermasalah dan gaji mengalami keterlambatan sebab pihak payroll.

Tidak perlu merasa malu untuk mengajukan kasbon ke perusahaan, sebab pengajuan kasbon di perusahaan lebih mudah dan cicilannya ringan. 

  1. Miliki Dana/Tabungan Darurat

Ketika mengalami penundaan gajian, maka ada baiknya Anda memiliki tabungan atau dana darurat. Dana darurat kemungkinan diri Anda untuk bisa beraktivitas dengan lancar tanpa adanya hambatan meski gaji seringkali mengalami keterlambatan.

Buatlah diri Anda sedisiplin mungkin untuk menyisihkan uang setiap menerima penghasilan, setidaknya 20% hingga 30% dari gajian.

Lebih baik lagi, jika Anda memisahkan berbagai tabungan dengan tujuan tertentu seperti membeli rumah, mobil, atau dana kesehatan. 

Kumpulkan dana darurat dengan tujuan benar-benar untuk digunakan saat darurat ataupun antisipasi hal yang tidak diinginkan.

  1. Menunggu dengan Sabar

Anda yang merasa ini sudah biasa dan tidak memiliki tagihan seperti sebelumnya, maka Anda bisa memilih untuk menunggunya dengan sabar.

Tetapi, jika lebih dari 2 minggu keterlambatan penggajian, hal ini sangat tidak disarankan, sebab ini bisa jadi tanda perusahaan sedang mengalami masalah keuangan.

Jika sudah lebih dari 2 minggu maka solusinya poin di atas, meminta kasbon. Ini bisa menjadi bentuk antisipasi dalam mengurangi kerugiaan, saat perusahaan tidak dapat membayar gaji karyawan.

  1. Melakukan Negosiasi dengan Pihak Terkait

Selanjutnya Anda bisa melakukan negosiasi dengan pihak terkait, ini merupakan cara yang dapat dilakukan dengan sesama pegawai lain.

Anda bisa melakukan negosiasi dan diskusi dengan perusahaan perihal pembayaran gaji yang terlambat, jika perusahaan tidak dapat melunasi hutang gaji, maka kita sebagai pegawai dapat mencari jalan tengah sebagai solusinya.

Adapun solusi yang dilakukan di antaranya, menerima gaji sebagian dan sebagian lagi dibayarkan bulan depan, bersedia gaji diundur, bersedia gaji dibayarkan hanya sebagian sesuai dengan kemampuan perusahaan.

Apapun solusi yang diambil, Anda harus yakin bahwa perusahaan memiliki komitmen dalam menyelesaikan masalah sesuai dengan jalan tengah yang disepakatinya.

  1. Melibatkan Bantuan Dinas 

Jika dirasa solusi tengah yang dicari buntu, Anda dengan sesame pegawai dapat melibatkan dan meminta bantuan kepada dinas ketenagakerjaan setempat.

Sebab, pegawai memiliki dasar kuat yang diatur pada UU no. 2 tahun 2004 terkait penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial.

Perselisihan ini berkaitan dengan perbedaan pendapat yang melibatkan pertentangan antara pengusaha atau gabungan pengusaha dengan pekerja/buruh/serikat pekerja/serikat buruh.

Ketika perusahaan tidak memberikan jawaban yang memuaskan atau melakukan ingkar terhadap kesepakatan yang sudah dijanjikan, Anda bisa melibatkan dinas ketenagakerjaan mengenai pertanyaan masalah gaji yang telat dibayar.

Hindari perilaku yang merugikan diri dan perusahaan seperti penghasutan mogok kerja ataupun perusakan aset perusahaan. Bukan hanya Anda akan mendapatkan tindak pidana, melainkan juga  dapat menyebabkan perusahaan tidak bisa beroperasional.

Hal ini bisa menyebabkan keterpurukan perusahaan dan membuat kerugian pada banyak karyawan. Gaji yang terlambat dibayarkan merupakan hal wajar yang umum terjadi.

  1.  Mengundurkan Diri

Jika Anda merasa lelah dengan sistem gaji yang selalu telat dibayarkan, maka ini menjadi pertanda Anda harus mengundurkan diri.

Terus-terusan mengalami penerimaan gaji telat dapat mengacaukan pengaturan keuangan dengan jangka pendek maupun panjang. Fatalnya, ini bisa berakibatkan pada kekacauan keuangan yang membuat stress dan penuh tekanan.

Tentu saja ini tidak baik untuk Anda sendiri. jika memang jelas, jelas Anda sudah tidak tahan, Anda bisa melakukan pengunduran diri.

Bersikaplah secara profesional dan bertanggung jawab penuh terhadap tugas hingga hari akhir, sehingga nama baik Anda dapat terjaga.

Jangan lupa untuk tetap bersikap profesional dan bertanggung jawab hingga hari terakhir kerja sehingga nama baikmu pun terjaga.

Setidaknya dengan 9 tips di atas, Anda bisa mencoba menagih gaji secara sopan tanpa harus menghadap ke atasan. 

Ada banyak faktor keterlambatan gaji, yang membuat Anda harus melakukan cara meminta gaji yang sopan, seperti rekap keuangan yang tidak tepat, masalah sistem payroll dan hal lainnya.

Comments are closed.