Apakah Internship Digaji Sama Besarnya dengan Karyawan Tetap? Simak Penjelasannya Disini!

Magang atau internship adalah kesempatan atau kegiatan pelatihan kerja bagi seseorang yang belum menjadi karyawan dari perusahaan supaya bisa mendapat pengalaman. Sering kali banyak yang menanyakan apakah internship digaji setara dengan karyawan tetap? Mengingat jenis pekerjaan yang dilakukan keduanya memang nyaris sama.

Kegiatan magang biasanya dijalankan oleh mahasiswa yang sudah lulus kuliah atau yang sedang dalam pendidikan terakhir. Praktik magang memiliki banyak peminat di Indonesia, apalagi saat ini banyak perusahaan yang mulai membuka kesempatan magang dengan syarat yang mudah.

Biasanya untuk magang atau internship yang akan dibayar sudah dituliskan langsung bagi perusahaan yang membuka lowongan tersebut. Begitu juga jika tidak dibayar, biasanya perusahaan menyatakan hal tersebut sejak awal sebelum pelamar terjun langsung ikut bekerja.

Baca Juga: Apakah Management Trainee Digaji Tinggi Sesuai UMR

Apakah Internship Digaji Jika Mengikuti Aturan Pemerintah?

Menjawab pertanyaan digaji atau tidaknya seorang pemagang sebenarnya sangat mudah karena sudah tertuang langsung dalam aturan pemagangan. Peraturannya tertulis langsung dalam Undang-undang Nomor 13 tentang Ketenagakerjaan.

Apabila merujuk pada peraturan tersebut maka dijelaskan jika permagangan adalah salah satu bentuk dari pelatihan kerja. Begitu juga dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan sudah menuliskan tentang permagangan pada Nomor 6 Tahun 2020.

Di bawah ini akan dijelaskan beberapa poin tentang pemagangan dan jumlah uang saku yang seharusnya dibayarkan jika ada.

  1. Pasal 13 Ayat 1

Pada peraturan ini sudah sangat jelas menuliskan jika pemagang wajib mendapatkan uang saku. Jumlah uang saku yang didapatkan dalam perjanjian magang harus disepakati di awal oleh kedua belah pihak yang meliputi uang transport, makan, dan insentif magang.

Sesuai dengan peraturan ini maka pemerintah memberikan ketetapan untuk memberikan uang kepada para pemagang. Tapi, jelas jika uang yang didapatkan tidak akan sama dengan gaji karyawan tetap di perusahaan tersebut.

  1. Pasal 16 Permenaker

Sejalan dengan peraturan sebelumnya disini juga ditegaskan jika setiap perusahaan atau yang menerapkan  magang wajib memberi uang saku kepada pemagang. Meski tidak diberikan secara detail jumlah yang wajib dibayarkan namun tentunya jumlah tersebut tidak akan menyamai gaji pokok karyawan tetap.

Mungkin selain uang saku yang bisa didapatkan pemagang di perusahaan adalah uang bonus yang keluar. Misal di perusahaan bidang property maka semua karyawan termasuk pemagang bisa mendapatkan bonus ketika ada penjualan rumah atau tanah.

  1. Hak Peserta Magang Selain Uang

Selain dari segi keuangan peserta magang memiliki hak dan kewajiban yang harus dipenuhi. Hal tersebut akan berguna bagi pemagang untuk bekal jangka panjang dalam dunia kerja, yaitu:

Hak pemagang :

  • Mendapatkan bimbingan dari pembimbing magang selama masa bekerja di perusahaan 
  • Mendapatkan hak sesuai dengan apa yang sudah disepakati dalam perjalanjian di awal
  • Mendapatkan fasilitas keselamatan dan kesehatan kerja sepanjang masa magang berlaku
  • Mendapatkan uang saku
  • Ikut serta dalam program jaminan sosial
  • Mendapatkan sertifikat magang atau surat keterangan sudah ikut magang secara resmi
  1. Kewajiban Peserta Magang

Sebagai peserta magang ada kewajiban yang harus dipenuhi. Beberapa kewajiban tersebut akan dijelaskan di bawah ini:

  • Mengikuti seluruh isi perjanjian yang sudah disepakati
  • Mengikuti program magang sampai selesai
  • Mentaati semua peraturan yang berlaku di perusahaan atau penyelenggara magang
  • Menjaga nama baik tempat magang dan tidak mengumbar privasi yang ada di dalamnya
  1. Hak Penyelenggara Magang

Untuk penyelenggara magang juga bisa menuntut hak dari peserta magang yang sudah direkrut. Hak yang dimaksud adalah:

  • Memanfaatkan hasil pekerjaan peserta magang
  • Menindak tegas jika ada peserta magang yang melanggar tata tertib  atau yang sesuai dengan perjanjian di tempat magang
  1. Kewajiban Penyelenggara Magang

Selain menuntut hak, penyelenggara magang juga memiliki beberapa kewajiban yang harus dipenuhi terhadap para peserta magang yaitu:

  • Memberikan bimbingan pemagang sesuai dengan program yang tersusun
  • Memberikan hak pemagang secara penuh sesuai dengan perjanjian
  • Menyediakan alat perlindungan diri sesuai dengan persyaratan keselamatan dan kesehatan kerja
  • Memberikan uang saku pada pemagang 
  • Mencatatkan pemagang pada program jaminan sosial
  • Memberikan evaluasi peserta
  • Memberikan sertifikat pada pemagang atau surat keterangan sudah mengikuti magang

Peluang Sebagai Karyawan Tetap Setelah Magang

Kabar baiknya selain mendapat uang saku dari penyelenggara magang, ada peluang besar bagi pemagang untuk menjadi karyawan tetap. Syaratnya tentu selama magang Anda bisa memberikan catatan kerja yang baik dan kontribusi positif bagi perusahaan atau tempat magang.

Syarat lain yang wajib dipenuhi tentu tersedianya lowongan pekerjaan yang kosong sehingga bagi pemagang bisa naik jabatan ke karyawan tetap. Jadi disini keuntungan magang bukan hanya sebatas gaji namun juga pengalaman dan kesempatan kerja.

Jawaban atas pertanyaan apakah internship digaji memang jadi pertanyaan penting ketika akan magang karena sebagai pertimbangan besar selama magang Anda bisa bertahan hidup. 

Jika memilih untuk magang cobalah memilih tempat magang dengan uang saku sesuai atau bisa juga dengan mengandalkan uang tabungan jika ada. Usahakan untuk memberikan kontribusi terbaik supaya mendapatkan feedback yang baik juga dari perusahaan bahkan sampai diangkat jadi karyawan tetap.

Karena dari penjelasan di atas sudah memberi jawaban terkait apakah internship digaji  serta ketentuan gajinya maka pertimbangkan dari sekarang, apakah ingin melamar sebagai internship atau langsung menjadi karyawan tetap.

Comments are closed.