Mengenal Kendang Sentul.
Bagaimana Kendang Sentul
itu dibuat?
Potensi industri kecil
Blitar memang patut diunggulkan. Terutama produk kerajinan. Beberapa produk
karya perajin di antaranya mencapai pasar ekspor. Mebel ukiran kayu,
misalnya, yang berbahan baku kayu mahoni atau akar jati, menembus pasar
Eropa, Asia, dan Amerika Serikat.
Begitu juga kerajinan bubut kayu yang produknya berupa
kendang Sentul, disukai kolektor-kolektor seni mancanegara. Di pasaran
kendang Sentul juga dikenal dengan nama kendang Jimbe. Namun, penjualan ke
mancanegara tidak dilakukan sendiri oleh perajin atau pedagang Blitar.
Kendang Sentul atau
kendang Jimbe didalam pembuatannya haru melalui beberapa proses produksi.
kayu Mahoni, merupakan bahan baku utama yang dipilih. Batangan – batangan
kayu Mahoni besar oleh para pengrajin di bilah menjadi potongan kecil-kecil
seukuran kendang Sentul.
Potongan kecil-kecil itu kemudian masuk dalam proses
yang dinamakan pembubutan (dari kata dasar bubut), untuk di bentuk menjadi
Kendang.
Dari proses pembubutan kendang yang masih berbentuk
mentah kemudian di haluskan, di sempurnakan dan sekaligus dipercantik
melalui ukir-ukiran yang sangat eksotik dengan sentuhan – sentuhan seni para
pengrajin.
Kendang Sentul atau Kendang jimbe pun telah memiliki bentuk yang cukup
menawan. Pada bagian ini kendnag kemudian di plitur dan dicat sesuai dengan
kharakter yang diinginkan.
Jadilah kendang Sentul atau Kendang jimbe yang kini dapat ditemui di tiap
sudut kawasan penjualan sovenir Kota Blitar.
Apa dan Bagaimana Kawasan
penjualan Sovenir Khas Kota Blitar?.
Bila kita berkunjung ke
Makam Bung karno, pengunjung dari luar daerah pasti melalui areal parkir dan
PIPP (Pusat Informasi dan pariwisata). Di belakang Paseban Anjungan terdapat
pusat infromasi tentang potensi wisata dan perdagangan Kota Blitar,
Kabupaten Trenggalek, Kabupaten Tulungagung, Kabupaten Kediri dan Kabupaten
Nganjuk ada disini. Sehingga untuk mendapatkan informasi, wisatawan bisa
menghubungi pemandu wisata atau bertanya dengan para petugas yang ada.
Perjalanan ke Makam Bung Karno dapat di lanjutkan dengan berjalan kaki atau
menggunakan kendaraan becak Wisata yang berjajar rapi didsamping pintu masuk
areal PIPP. Disepanjang jalan menuju Makam Bung Karno terlihat pernak-pernik
souvenir yang dijual disepanjang jalan. Dari mulai kerajinan kayu, kendang
Sentul, batu marmer, anyaman bambu dan lain-lain tersedia semua disini.
Kiranya akan sangat rugi bila pengunjung tidak singgah dan sekedar membeli
oleh-oleh di tempat ini.
